SLIDE POTO

Senin, 13 Maret 2017

Metode Pengobatan Menurut Rasulullah SAW "THIBBUN NABAWI"Siwak (Kayu Siwak)

Dalam Shahih Bukhari Muslim diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Seandainya tidak memberatkan umatku, sungguh aku akan memerintahkan mereka untuk menggunakan siwak sebelum melaksanakan shalat.”
Dalam Shahih Bukhari Muslim juga diriwayatkan, “Jika bangun pada malam hari (untuk melakukan shalat malam), Rasulullah Sallallahu Alahi Wassalam membersihkan mulutnya dengan siwak.”Imam Bukhari juga meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Siwak membersihkan mulut dan membuat Tuhan ridha.
” Imam Muslim meriwayatkan, “Jika memasuki rumahnya, yang pertama dilakukan Rasulullah SAW adalah bersiwak.”
Selain itu, banyak hadits lain tentang bersiwak. Sebuah hadits shahih juga menyatakan bahwa beberapa saat sebelum wafat, Rasulullah Sallallhu Alaihi Wassalam menggunakan siwak. Beliau bersabda, “Saya telah banyak menekankan kepada kalian agar menggunakan siwak.”
Untuk membuat siwak, orang tidak boleh menggunakan pohon yang belum dikenal karena mungkin beracun. Bersiwak secara berlebihan dapat menghilangkan lapisan gigi sehingga gigi akan menerima uap-uap panas atau gas-gas yang naik dari perut dan semua jenis kotoran. Jika digunakan secara layak, siwak dapat mengilaukan gigi, memperkuat akar-akar gigi, membantu lidah, mencegah timbulnya plak, mengharumkan napas, meningkatkan kinerja otak dan menambah nafsu makan.
Siwak terbaik adalah yang diperciki air mawar. Siwak yang paling efisien terbuat dari tangkai kenari. Pengarang At-Tasyir berkata, “Dikatakan bahwa jika seseorang bersiwak sekali dalam lima hari, maka dapat menjernihkan kepala serta mempertajam panca indera dan pikiran.”
Bersiwak banyak manfaatnya seperti mengharumkan nafas, memperkuat gusi, membersihkan lendir dan penglihatan serta mencegah gigi berlubang, menjaga kesehatan perut, menjernihkan suara, dan membantu proses pencernaan. Bersiwak juga dapat memperjelas ucapan dan mendorong seseorang untuk membaca Al-Qur’an, berdzikir kepada Allah, dan melaksanakan shalat. Bersiwak juga mengurangi sifat mengantuk, membuat Allah ridha, menyenangkan para malaikat, dan menambah amal shalih. Bersiwak baik dilakukan setiap waktu, khususnya sebelum shalat, sebelum berwudhu, ketika bangun tidur, dan ketika mulut berbau busuk.
Siwak juga merupakan Amalan yg dilakukan para Aslafuna solih.

Sabtu, 11 Maret 2017

Ukhuwah Abu Bakar Bersama Rasulullah SAW

Sunyi tetap terasa. Gua itu begitu dingin dan remang-remang. Abu Bakar menyandarkan punggung di dinding gua. Rasulullah, masih saja mengalun dalam istirahatnya. Dan tiba-tiba saja, seekor ular mendesis-desis perlahan mendatangi kaki Abu Bakar yang terlentang. Abu Bakar menatapnya waspada, ingin sekali ia menarik kedua kakinya untuk menjauh dari hewan berbisa ini. Namun, keinginan itu dienyahkannya dari benak, tak ingin ia mengganggu tidur nyaman Rasulullah. Bagaimana mungkin, ia tega membangunkan kekasih itu.
Abu Bakar meringis, ketika ular itu menggigit pergelangan kakinya, tapi kakinya tetap saja tak bergerak sedikitpun. Dan ular itu pergi setelah beberapa lama. Dalam hening, sekujur tubuhnya terasa panas. Bisa ular segera menjalar cepat. Abu Bakar menangis diam-diam. Rasa sakit itu tak dapat ditahan lagi. Tanpa sengaja, air matanya menetes mengenai pipi Rasulullah yang tengah berbaring. Abu Bakar menghentikan tangisannya, kekhawatirannya terbukti, Rasulullah terjaga dan menatapnya penuh rasa ingin tahu.
“Wahai hamba Allah, apakah engkau menangis karena menyesal mengikuti perjalanan ini” suara Rasulullah memenuhi udara Gua.
“Tentu saja tidak, saya ridha dan ikhlas mengikutimu kemana pun” potong Abu Bakar masih dalam kesakitan.
“Lalu mengapakah, engkau meluruhkan air mata?”
“Seekor ular, baru saja menggigit saya, wahai putra Abdullah, dan bisanya menjalar begitu cepat”
Rasulullah menatap Abu Bakar penuh keheranan, tak seberapa lama bibir manisnya bergerak “Mengapa engkau tidak menghindarinya?”
“Saya khawatir membangunkan engkau dari lelap” jawab Abu Bakar sendu. Sebenarnya ia kini menyesal karena tidak dapat menahan air matanya hingga mengenai pipi Rasulullah dan membuatnya terjaga.
Saat itu air mata bukan milik Abu Bakar saja. Selanjutnya mata Al-Musthafa berkabut dan bening air mata tergenang di pelupuknya. Betapa indah sebuah ukhuwah.
“Sungguh bahagia, aku memiliki seorang seperti mu wahai putra Abu Quhafah. Sesungguhnya Allah sebaik-baik pemberi balasan”. Tanpa menunggu waktu, dengan penuh kasih sayang, Al-Musthafa meraih pergelangan kaki yang digigit ular. Dengan mengagungkan nama Allah pencipta semesta, Nabi mengusap bekas gigitan itu dengan ludahnya. Maha suci Allah, seketika rasa sakit itu tak lagi ada. Abu Bakar segera menarik kakinya karena malu. Nabi pun masih memandangnya dengan rasa kagum & sayang.
Syiarkan kisah dan nama nama sahabat Nabi SAW agar generasi muslim kan akrab dan praktis mengidolakan tokoh tokoh Islam penghuni surga , ditengah gempuran promosi tokoh tokoh idola barat yang tidak jelas karakter dan akhlaknya yang sengaja disebarkan dikalangan muslimin dan generasinya.





SUMBER : FB Berada Habib

BAHAYA KUCING BAGI IBU HAMIL

Kucing merupakan hewan peliharaan yang banyak disukai oleh masyarakat, baik wanita maupun pria, orang dewasa maupun anak kecil. Memelihara kucing disukai masyarakat dikarenakan tingkah kucing yang lucu dan menggemaskan bisa menghibur hati pemiliknya. Selain itu, memelihara kucing memiliki nilai lebih karena bisa digunakan untuk mengusir tikus, meski tidak harus dengan cara memakan tikus tersebut.
Tikus adalah hewan yang suka mencuri makanan, selain itu tikus adalah hewan berbahaya yang bisa menimbulkan berbagai macam penyakit salah satunya adalah penyakit PES. Oleh sebab itu, rumah perlu terbebas dari hewan tikus. Dengan memelihara kucing diharapkan hewan tikus tidak berani berkeliaran di dalam rumah kembali. Namun ternyata adanya bahaya kucing bagi ibu hamil mungkin belum banyak didengar oleh masyarakat.
Selama ini yang diketahui adalah bahaya kucing bagi perempuan. Perempuan yang suka tidur dengan kucing bisa membuatnya susah hamil. Memang salah satu hal yang membahayakan bagi perempuan adalah kotoran kucing tersebut. Berikut ini adalah bahaya kucing bagi ibu hamil yang harus diketahui :
1. Terkena Tokso
Salah satu resiko terbesar bagi ibu hamil yang berdekatan dengan kucing adalah bisa menyebabkan ibu hamil terkena virus tokso. Jangan pernah menyepelekan virus ini karena selama ini virus tokso sangat ditakuti oleh wanita dan ibu hamil. Tokso bisa menyebabkan
janin yang meninggal dalam kandungan , bagi wanita tokso juga menyebabkan susah hamil. Kematian janin itu bisa di dalam kandungan maupun setelah dilahirkan di luar kandungan. Ibu hamil yang terkena virus ini harus selalu mengontrol keberadaan virus tersebut di dalam tubuhnya.
2. Keguguran
Kotoran kucing mengandung parasit tokso yang bisa menyebabkan ibu hamil mengalami
keguguran . Penyebabnya adalah kotoran kucing bisa menginfeksi janin yang ada di dalam kandungan sehingga janin tersebut tidak mampu bertahan lama di dalam kandungan.
3. Janin Cacat
Kotoran kucing yang dikeluarkan oleh kucing mengandung parasit yang menyebabkan ibu terkena tokso. Tidak semua kucing bisa menularkan virus tersebut, virus tokso ada pada kucing liar yang suka memakan tikus yang telah terkontaminasi dengan virus tersebut. Ibu hamil yang tanpa sengaja menyentuh kotoran kucing tersebut ata membuang kotoran kucing bisa terkena virus itu. Dampak virus tokso yakni menjadi
penyebab janin cacat dalam kandungan .
4. Merusak Organ Mata Bayi
Cacat bawaan yang akan dialami oleh bayi salah satunya adalah organ matanya mengalami kerusakan. Hal itu disebabkan oleh parasit tokso, yang mampu menginfeksi mata bayi dan menimbulkan kerusakan. Salah satu kerusakan mata yang bisa disebabkan oleh virus ini adalah membuat mata bayi menjadi rabun. (Baca juga : mata merah pada bayi )
5. Kerusakan Otak
Jika virus tersebut telah sampai ke otak bayi. Bayi tersebut akan mengalami kerusakan otak. Jika otak rusak, bayi akan mengalami down sindrome selain itu akan mengalami keterlambatan berfikir.
6. Menyebabkan Flu Berkepanjangan
Infeksi ringan yang akan dialami oleh ibu hamil adalah akan mengalami
bahaya flu untuk ibu hamil berkepanjangan. Salah satu dampak virus tokso yang ringan bisa menyebabkan sistem imun menurun sehingga ibu bisa terserang flu berkepanjangan.
7. Mudah Lelah
Virus itu bisa menyebabkan ibu mudah lelah sebab virus tersebut telah menyerang sistem imun tubuh ibu. Akibat dari penyerangan virus tokso itu terhada, sistem imun bisa menyebabkan ibu mudah lelah dan tidak mampu terlalu banyak melakukan aktivitas selama hamil.
8. Demam
Demam merupakan suatu tanda gejala penyakit. Ketika terjadi demam saat hamil bisa jadi virus tokso pada kucing tersebut sedang berusaha masuk ke dalam tubuh ibu hamil dan menimbulkan penyakit. Setelah demam barulah penyakit sesungguhnya akan muncul.
9. Radang tenggorokan
Parasit yang ada di kotoran tikus mampu menginfeksi tenggorokan ibu, sehingga ibu akan mengalami radang tenggorokan. Jika ibu hamil mengalami radang tenggorokan secara tidak langsung bisa berpengaruh buruk terhadap kesehatan ibu hamil. Contoh pengaruh buruk terhadap gangguan kehamilan akan mengalami susah makan, susah minum, malas makan dan masih banyak lagi lainnya.
10. Infeksi Getah Bening
Getah bening di dalam tubuh ibu hamil bisa terinfeksi dengan parasit tokso tersebut. Akibatnya getah bening mengalami peradangan dan juga pembengkakan.
11. Mata Juling
Kerusakan mata yang disebabkan oleh virus tersebut adalah membuat bayi terkena mata juling. Hal itu dikarenakan syaraf mata bayi terserang oleh virus tokso sehingga membuat matanya menjadi juling.
12. Tuli
Cacat bawaan yang akan dialami oleh bayi adalah bayi akan menjadi tuli, hal itu dikarenakan syaraf pendengaran bayi telah terinfeksi dengan virus tersebut.
Cara Menjaga Kehamilan dari Binatang Kucing
Berikut ini ada cara menjaga kehamilan agar tetap sehat dan menjaga kesehatan janinnya saat hamil dari binatang kucing :
Hindari Kontak dengan Kotoran Kucing
Agar terhindar dari virus tokso ada baiknya ibu hamil menghindari kontak langsung dengan kotoran kucing. Ketika ibu hamil ingin membersihkan kotoran kucing sebaiknya ibu hamil meminta bantuan orang lain.

Memakai Sarung Tangan
Jika ibu hamil enggan dan tidak enak hati untuk meminta bantuan orang lain, ibu hamil bisa menggunakan sarung tangan dan juga masker agar tangan tidak bersentuhan secara langsung dengan kotoran tersebut. Setelah selesai membuang kotoran kucing, ibu hamil harus mencuci bersih tangannya menggunakan sabun. Cara mencuci tangan pun harus benar agar tidak ada virus atau kuman yang menempel di tangan ibu.
Membersihkan Kandang Kucing Secara Teratur
Kucing yang diperlihara di dalam rumah juga rentan terkena virus tokso jika, kebersihan badan kucing tersebut dan kebersihan kandang kucing tersebut tidak dijaga kebersihannya. Membersihkan kandang kucing secara teratur bisa digunakan untuk mencegah infeksi yang disebabkan oleh kucing tersebut.
Perhatikan Makanan Kucing
Yang harus diperhatikan lainnya adalah makanan kucing yang ibu hamil pelihara. Kucing harus diberikan makanan khusus kucing, jangan pernah memberikan kucing dengan makanan mentah. Jika kucing dibiasakan untuk memakan makanan mentah, kucing tersebut bisa terkena virus tokso sebab di dalam daging mentah mengandung banyak parasit yang bisa menjadi penyebab penyakit tokso. Memangsa hewan lain seperti tikus juga memperbesar resiko kucing untuk terkena virus tokso.
Jauhkan Kucing dari Ruangan Tertentu
Jika ibu hamil memelihara kucing, ibu hamil harus mampu menghindarkan kucing tersebut dari ruangan tertentu. Ruang tertentu itu misalnya saja adalah ruang tidur dan juga ruang kerja. Alasan kucing tidak boleh berada di ruangan tersebut adalah karena virus tokso bisa didapatkan kucing dari lingkungan luar seperti taman dan halaman. Jika kucing bermain di ruangan tersebut (ruang kerja dan ruang tidur), kucing bisa lebih cepat menularkan virus tokso tersebut kepada ibu hamil.
Jangan Pelihara Kucing Liar
Jika ibu hamil ingin memelihara kucing ada baiknya ibu membeli kucing di toko hewan yang sudah terpercaya dengan kebersihan dan kesehatan hewan yang dijualnya. Ibu hamil jangan langsung mengambil kucing dari lingkungan liar. Hal itu dikarenakan ibu hamil tidak mengetahui lingkungan yang ditinggali oleh kucing liar tersebut, selain itu ibu hamil tidak tahu apakah kucing itu terdapat parasit tokso atau tidak.
Cuci Tangan
Cuci tangan jangan sekedar menggunakan air, cuci tangan harus menggunakan sabun yang mengandung antiseptik. Kandungan antiseptik dalam sabun itu bisa membunuh kuman dan virus penyebab penyakit yang ada di tangan ibu hamil. Jika ibu hamil tidak cuci tangan dikhawatirkan kuman dan virus yang menempel di tangan berpindah masuk ke dalam tubuh ibu hamil.

Sumber: hamil.co.id

Rabu, 08 Maret 2017

HABIB SHOLEH TANGGUL YANG DO'ANYA DIQOBULKAN ALLOH

Doanya Selalu Terkabul
Habib yang satu ini doanya sangat terkenal selalu terkabul dan orang yang sangat disegani dan dicintai. Dialah Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid, atau yang terkenal dengan panggilan Habib Habib Sholeh Tanggul (Jember)
Doa dari habib yang satu ini memang penuh rasa keikhlasan dan tidak tercampur sedikitpun dengan urusan duniawiyah. Wajarlah, bila setiap doa yang ia panjatkan sangat cepat dikabulkan oleh Allah SWT. Dialah Habib Sholeh bin Mukhsin Al-Hamid atau yang biasa dikenal dengan sebutan Habib Sholeh Tanggul.
Mengenai resep agar doanya cepat terkabul, pernah suatu ketika ada orang bertanya, "Ya, Habib Sholeh. Apa sih kelebihan ibadah Habib Sholeh yang tidak orang lain lakukan, sehingga doa Habib Sholeh cepat terkabul?"
Habib Sholeh menjawab, "Mau tahu rahasianya?"
"Saya tidak pernah menaruh pispot di kepala saya."
Orang itu bertanya kembali,"Apa maksudnya ya Habib?" tanya balik orang itu kepada Habib Sholeh.
"Menaruh pispot di kepala mu dalam beribadah. Artinya, janganlah membanggakan dunia. Janganlah bersaranakan dunia dengan beribadah."
Dunia kata pujangga adalah permainan, karena itu harus dipermainkan. Jangan kita dipermainkan.
"Contohnya bagaimana ya Habib?"
"Pispot walaupun terbuat dari emas murni yang terbaik di dunia dan bertahtakan intan berlian yang terbaik. Kalau dibuat topi, tetap akan membuat malu," kata Habib Sholeh.
"Maksudnya?"
"Kalau orang mau membanggakan dunia, bermodalkan dunianya. Semisal untuk membanggakan diri tujuannya untuk mencari dunia, lihat saja orang itu akan terjerembab oleh dunia. Karena amal orang itu dipamer-pamerin…," terang Habib Sholeh. Selain itu, kata Habib Sholeh jangan melakukan dosa syirik.
Habib Ali Bin Abdurrahman Al-Habsyi (Habib Ali Kwitang) juga pernah bertanya kepada Habib Sholeh, "Wahai Habib Sholeh, engkau adalah orang yang doanya selalu terkabulkan dan engkau sangat dicintai oleh Tuhanmu dan segala permohonanmu selalu dikabulkan."
Maka, Habib Sholeh pun menjawab, "Bagaimana tidak, sedangkan aku belum pernah melakukan hal yang membuat Allah murka - tidak pernah melanggar aturan Allah."
Demikianlah Habib Sholeh Tanggul memberikan beberapa resep agar doa-doa yang dipanjatkan, cepat terkabul.


Selasa, 07 Maret 2017

HABIB ALI BIN MUHAMMAD ALHABSYI (Pengarang Maulid Simtud Duror)

Habib Ali bin Muhammad Alhabsyi dilahirkan di desa Qosam (Hadramaut). Ayah kandungnya adalah seorang alim dan ulama besar yaitu Habib Muhammad bin Husein Alhabsyi lahir di Seiwun sedangkan ibunya adalah juga seorang alim dan pendakwah yang bernama Hababah Alawiyah binti Husein bin Ahmad Al-Hadi Al-Jufri lahir di Syibam. Ada sebuah kisah menarik tentang ayah Habib Ali. Pada waktu itu ayah Habib Ali menyewa rumah seharga 100 qursyi setahun. Suatu hari pemilik rumah datang untuk meminta uang sewa rumah. Ayah Habib Ali kemuadian berkata kepada kakaknya Habib Ali : “Wahai Ahmad, naiklah keatas, ambil uang uang 100 qursyi di laci dan bawa kesini!”. Ahmad berkata dalam hati “setiap hari laci itu kubuka dan didalamnya tidak ada uang”. Ahmad lalu naik keatas. Setelah membuka laci dan tidak menemukan apa-apa, lalu ia kembali menemui ayahnya “Wahai ayah laci itu kosong, tidak kutemukan uang disana”. “Kau tidak melihatnya, Ayo ikut aku, akan kutunjukkan kepadamu” kata ayah Habib Ali. Setelah itu mereka berdua naik keatas dan membuka laci. Ternyata disana ada sebuah kantong berisi uang 100 Qursyi, “Berikanlah pemilik rumah itu uang ini agar ia tenang”. “Wahai ayah, kami telah tenang dari pemilik rumah, namun kita sama sekali tidak memiliki uang untuk membeli makanan”, kata Ahmad (kakak Habib Ali). “Wahai anakku. Dia yang memberi uang untuk membayar sewa rumah ini tentu akam memberi kita makan”, jawab ayah Habib Ali. Tak lama kemudian ada surat dari Sultan Gholib bin Muhammad beserta uang 100 Qursyi. Rupanya Sultan ini salah satu murid ayah Habib Ali, “Wahai anakku, perhatikanlah bagaimana Allah memudahkan rezeki kita” kata ayah Habib Ali (Habib Muhammad bin Husein Alhabsyi.
Nasab Habib Ali bersambung kepada Rasulullah SAW, melalui jalur Sayiidina Husein, lengkap yaitu Habib Ali bin Muhammad bin Husein bin Abdullah bin Syeikh bin Abdullah bin Muhammad bin Husien bin Ahmad Shohibusy Sy’ib bin Muhammad Asghor bin Alwi bin Abubakar Al-Habsyi berlanjut terus sampai kepada Sayyidan Ali bin Abi thalib dan Sayyidatina Fatimah Az-Zahra. Penampilan Habib Ali, beliau berkulit sawo matang dilipitu cahaya. Perawakannya tinggi besar, kekar, berdada bidang, berperut kecil. Wajah bulat berisi, berdahi lebar, dan berjanggut pendek, camabnag beliau sedikit dan pendek.
Diantara guru-gurunya adalah kedua orangtuanya sendiri, Al-Allamah Sayid Umar bin Hasan Al-Hadad, Sayid Abdullah bin Husein bin Tohir, Sayid Abdullah bin Husein bin Muhammad, Syeikh Muhammad bin Ibrahim, Al-Allamah Abdurrahman bin Muhammad Al-Masyhur, Habib Ali bin Idrus bin Syihabudin, Imam Umar bin Abdurrahman bin Syahab, Habib Ahmad bin Muhammad Al-Mudhar (Imam para Saadah yang mulia), Habib Abubakar bin Abdullah Al-Athas dan banyak lagi lainnya. Diantara para gurunya tersebut Habib Abubakar bin Abdullah Al-Athas adalah guru yang paling berkesan bagi Habib Ali. Dalam kitab Tajul A’ros disebutkan Habib Abubakar bin Abdullah Al-Athas memelihara Habib Ali sejak dia masih berada di alam buthun (perut) hingga berada di alam zhuhur (dunia).
Ketika Habib Ali masih anak-anak terjadi kejadian aneh di Masjid Jami Qosam, pada waktu itu pakaian Habib Ali tertinggal di dalam masjid tersebut lalu Habib Ali bersama ibunya keluar untuk mengambil baju itu, sesampainya di Masjid, Habib Ali masuk sendiri ke dalam Masjid sedangkan ibunya menunggu di luar. Tetapi bajunya tidak ditemukan ditempatnya, tiba-tiba salah satu tiang masjid tersebut terbelah dan dari dalam tiang tersebut keluar seorang pemuda dengan jenggot tebal, berkulit putih berkata : “Wahai Ali, ambilah pakaianmu ini. Ketika melihatnya tertinggal, aku menyimpannya untukmu”. Kemudian Habib Ali segera mengambilnya. Pada usia 17 tahun pergi ke Mekah, dimana saat itu ayahnya berada di sana dalam rangka berdakwa, Habib Ali berada disana selama 2 tahun. Kemudian setelah itu beliau kembali ke Seiwun sebagai seorang alim dan ahli dalam pendidikan. Habib Ali pernah melakukan perjalanan ke Pulau Jawa selama 5 bulan pada tahun 1315 H atas perintah ayahnya.
Pada usia 37 tahun Habib Ali membangun Ribath (pondok pesantren) yang pertama di Hadramaut untuk para penuntut ilmu dari dalam dan luar kota. Ribath itu menyeruoai masjid dan terletak di sebelah timur halama Masjid Abdul Malik. Para orang yang tinggal dan menuntut ilmu di ribath tersebut biayanya beliau tanggung sendiri. Menurut Syeikh Salim bin Muhammad Syamaakh, seorang pencinta beliau, Habib Ali menanggung setiap hari selain para tamu adalah 150 orang; 50 orang di ribath, 50 orang di rumah dan 50 orang di Anisah. Adapun jumlah tamu setelah Isya adalah sekitar 15-20 orang. Selain itu Habib Ali juga membangun Masjid yang dinamakan Masjid Riyadh, pada waktu beliau berusia 44 tahun. Masjid berdampingan dengan dan bahkan menjadi satu dengan Ribath. Habib Ali berkata :”Dalam Masjid Riyadh terdapat cahaya, rahasia dan keberkahan Nabi Muhammad SAW.
Maulid Simtud Duror
Ketika Habib Ali berusia 68 tahun, beliau menulis kitab Maulid yang diberi nama Simtud Duror. Disebutkan bahwa Maulid ini dibacakan pertama kali di rumah beliau kemudian dirumah muridnya Habib Umar bin Hamid. Sebelum itu, Habib Ali selalu membaca Maulid Al-Hafidz Ad-Diba’I (Maulid Ad-Diba’i). Berkata Habib Ali tentang kitab Maulidnya ini : “Jika seseorang menjadikan kitab Maulidku ini sebagai salah satu wiridnya atau menghapalnya, maka rahasia (sir) Al-Habib SAW akan tampak pada dirinya. Aku yang mengarangnya dan mendiktekannya, namun setiap kali kitab ini dibacakan kepadaku, dibukakan bagiku pintu untuk berhubungan dengan Nabi SAW. Pijianku kepada Nabi SAW dapat diterima oleh masyarakat. Ini karena besarnya cintaku kepada Nabi SAW, bahkan dalam surat-surat ku, ketika aku menyifatkan Nabi SAW, Allah membukakan kepada susunan bahasa yang tidak ada sebelumnya. Ini adalah ilham yang diberikan Allah kepadaku. Dalam surat menyuratku ada beberapa sifat agung Nabi SAW, andaikan Nabhani membacanya, tentu ia akan memenuhi kitab-kitabnya dengan sifat-sifat agung itu”.
Munculnya Maulid Simtud Duror di zaman ini akan menyempurnakan kekurangan orang-orang yang hidup di zaman akhir. Sebab, pemberian Allah kepada orang-orang terdahulu yang tidak didapatkan oleh orang-orang zaman akhir tidaklah sedikit. Namun setelah maulid ini datang, ia menyempurnakan apa yang telah terlewatkan, dan Nabi SAW sangat menyukai maulid ini. Habib Idrus bin Umar Al-Habsyi paman Habib Ali berkata “wahai anakku, perhatikanlah kumpulan orang ini. Pertemuan ini belum pernah dilakukan pada masa-masa dahulu. Dalam maulid ini, aku memiliki sebuah masyhad (pandangan/
pemikiran). Dalam perang Tabuk, Nabi SAW dan para sahabat ra. tidak mempunyai cukup perbekalan. Beliau memerintahkan agar setiap orang membawa makanan apapun yang mereka miliki. Ada yang datang membawa sebutir kurma, ada yang membawa 2 butir kurma dan ada pula yang membawa segenggam gandum. Nabi SAW lalu mengumpulkan makanan tadi, lalu memberkatinya, kemudian beliau memerintahkan agar setiap sahabat mengambil sesukanya. Ada yang mengambil satu ember, ada yang mengambil satu karung penuh. Masing-masing sahabat akhirnya mendapatkan bekal yang banyak berkat do’a Nabi SAW. Begitu pula pertemuan Maulid ini. Setiap orang yang datang meap orang meliki sir. ada yang sedikit, ada yang banyak. Kemudian Nabi SAW memberkatinya, Seusai Maulid, setiap orang pulang membawa sir yang sangat banyak”.
Wafatnya Habib Ali
Pada tahun-tahun terakhir kehidupannya, penglihatan Habib Ali semakin kabur, dan dua tahun sebelum wafatnya, beliau kehilangan penglihatannya. Menjelang wafatnya, tanda yang pertama kali tampak adalah isthilam. Isthilam ini berlangsung selama 70 hari, hingga kesehatan beliau semakin buruk. Akhirnya, pada waktu Dhuhur, hari Minggu, 20 Rabiuts Tsani 1333 H, ruh beliau yang suci terbang menuju “Illiyyin. Dan pada waktu Ashar keesokkan harinya, jenasah beliau diantarkan ke kubur dalam suatu iring-iringan yang tidak ada awal dan akhirnya. Jenasah beliau dimakamkan di sebe.lah barat Masjid Riyadh. Habib Ali meninggalkan 5 orang anak, 4 putra dan 1 putri dari 2 orang wanita, yang pertama seorang wanita Qosam (bernama Abdullah) dan Syarifah Fatimah binti Muhammad Maulakhela (Muhammad, Ahmad, Alwi dan Khadijah). Diantara anaknya itu ada yang menetap di Solo, Indonesia, yaitu Habib Alwi bin Ali Al-Habsyi (ayah dari Habib Anis bin Alwi AlHabsyi) Habib Ali mempunyai banyak murid, diantara adalah anak-anaknya sendiri, adkinya Habib Syeikh bin Muhammad, Sayid Abdullah bi Umar Asy-Syathri, Sayid Jakfar dan Abdul Qodir bin Abdurrahman Asseggaf, Sayid Muhammad bin Hadi bin Hasan Asseggaf, Sayid Muhsin bin Abdullah bin Muhsin Asseggaf, Sayid Abdullah bin Alwi bin Zien AlHabsyi, sayid Ali bin Abdurrahman Al-Masyhur, Sayid Umar bin Tohir Al-Haddad dan banyak lagi yang tidak dapat disebutkan.
(Sumber Sekilas Tentang Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi, karya Habib Novel Muhammad Alaydrus, Penerbit Putera Riyadi)


Sebuah Buku Yang Diberikan Kepada Syaikh Abdul Qodir Al Jailani

ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻭﺭﺣﻤﺔﺍﻟﻠﻪ ﻭﺑﺮﻛﺘﻪ
Diriwayatkan di dalam kitab "Bahjatul Asror", Syaikh Abdul Qodir pernah berkata: “Aku diberi sebuah buku yang luasnya sejauh mata memandang untuk menuliskan nama-nama muridku sampai hari kiamat. Semua murid itu telah Alloh berikan Kepadaku dan telah menjadi milikku. Aku pernah bertanya Kepada malaikat Malik, “Apakah ada dalam neraka, muridku dan sahabat-ku?” Malaikat Malik menjawab: “ tidak ada ”.
Syaikh berkata: "Aku bersumpah, demi kemuliaan Tuhanku. Tanganku atas murid-muridku seperti langit menutup bumi. Andaikan murid-muridku itu buruk, maka akulah yang baik. Dan aku bersumpah, demi Keagungan dan Kemuliaan Tuhanku, dua telapak kakiku tidak akan bergeser dihadapan Tuhan kecuali sudah mendapat keputusan bahwa aku bersama-sama muridku yang masuk surga ”
Lebih lanjut beliau bersabda: “Tanganku tidak akan lepas dari kepala murid muridku, walaupun aku sedang ada di timur dan muridku ada di barat, lalu muridku itu tersingkap auratnya, maka tanganku akan segera menutupinya. Demi Keagungan dan Kemuliaan Tuhanku, pada hari kiamat aku akan berdiri tegak di hadapan gerbang pintu neraka, sekali lagi aku tidak akan bergeser sebelum muridku masuk surga karena Alloh Yang Maha Kuasa telah menjanjikanku bahwa murid-muridku tidak akan dimasukan ke dalam neraka. Barang siapa yang berguru serta mahabbah kepadaku, pasti aku menghadap kepadanya, bahwa mereka dan Malaikat Munkar Nakir telah berjanji kepadaku, bahwa mereka tidak akan menakut-nakuti murid-”.muridku



HABIB SOLEH BIN MUHSIN AL-HAMID TANGGUL DAN HABIB UMAR BIN JA'FAR ASSEGAF, SAPUJAGAT

Suatu saat Habib Umar bin Jafar Assegaf sedang berjalan menuju cirebon ke surabaya, sesampainya di surabaya beliau berjumpa dengan Habib Soleh bin Muhsin Alhamid, Habib Soleh berkata dengan sambutan hangat kepada Habib Umar: "Ahlan wasahlan wa marhaban wahai doa yang di tunggu, sambil senyum Habib Umar bin Ja'far assegaf menjawab: Ahlan wa marhaban wahai doanya yang bagai petir menyambar.
Persahabatan Habib Umar bin Ja'far Assegaf dan Habib Soleh bin Muhsin Alhamid, bagai pinang dibelah dua, kedua Wali mashur dan mastur ini sama" wafat di bulan yang sama dalam keadaan yang sama dan karomah yang sama, sehingga beliau berdua bagai matahari dan bulan.
Al Habib Ali bin Husen Al Attos berkata: Jika kalian ingin melihat Cahaya Rasullah SAW di siang hari, maka lihatlah Habib Soleh bin Muhsin Alhamid.Jika kau ingin melihat Rasulullah di malam hari, maka lihatlah Habib Umar bin Ja'far Assegaf, lihatlah mereka Warisan-warisan Suci Nabi Muhammad SAW yang selalu memuliakan satu sama lainnya,mereka saling memuliakan dengan ilmu dan ahlak yang mulia sehingga harum namanya sampai akhir zaman dengan hati dan jiwa yang bersih dan bercahaya dari Allah SWT.
Semoga Allah SWT memberi memberi kita semua keberkahan dari beliau dan Datuk beliau Nabi Muhammad SawAamiin Allahumma Aamin.Semoga kita mendapat berkah dari Beliau(orang sholeh) Dan kelak, Allah mengumpulkan kita bersamanya, Aamiin...