Diantara amalan yang Istimewa di hari Jum'at adalah:
Pertama:
Memperbanyak shalawat Nabi
Dari Abu Umamah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﺃَﻛْﺜِﺮُﻭﺍ ﻋَﻠَﻰَّ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺼَّﻼَﺓِ ﻓِﻰ ﻛُﻞِّ ﻳَﻮْﻡِ ﺟُﻤُﻌَﺔٍ ﻓَﺈِﻥَّ ﺻَﻼَﺓَ ﺃُﻣَّﺘِﻰ ﺗُﻌْﺮَﺽُ ﻋَﻠَﻰَّ ﻓِﻰ ﻛُﻞِّ ﻳَﻮْﻡِ ﺟُﻤُﻌَﺔٍ ، ﻓَﻤَﻦْ ﻛَﺎﻥَ ﺃَﻛْﺜَﺮَﻫُﻢْ ﻋَﻠَﻰَّ ﺻَﻼَﺓً ﻛَﺎﻥَ ﺃَﻗْﺮَﺑَﻬُﻢْ ﻣِﻨِّﻰ ﻣَﻨْﺰِﻟَﺔً
“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.”[HR. Al bayhaqi]
Kedua:
Memperbanyak do’a
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membicarakan mengenai hari Jum’at lalu ia bersabda,
ﻓِﻴﻪِ ﺳَﺎﻋَﺔٌ ﻻَ ﻳُﻮَﺍﻓِﻘُﻬَﺎ ﻋَﺒْﺪٌ ﻣُﺴْﻠِﻢٌ ، ﻭَﻫْﻮَ ﻗَﺎﺋِﻢٌ ﻳُﺼَﻠِّﻰ ، ﻳَﺴْﺄَﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﺇِﻻَّ ﺃَﻋْﻄَﺎﻩُ ﺇِﻳَّﺎﻩُ
“Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta” Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut.
Ketiga:
Membaca Surat Al Kahfi
Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﺇﻥ ﻣﻦ ﻗﺮﺃ ﺳﻮﺭﺓ ﺍﻟﻜﻬﻒ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﺠﻤﻌﺔ ﺃﺿﺎﺀ ﻟﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﻮﺭ ﻣﺎ ﺑﻴﻦ ﺍﻟﺠﻤﻌﺘﻴﻦ
“Barangsiapa membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, maka ia akan disinari oleh cahaya di antara dua jum’at”[HR.Alhakim]. Dalam lafazh lainnya dikatakan,
ﻣَﻦْ ﻗَﺮَﺃَ ﺳُﻮﺭَﺓَ ﺍﻟْﻜَﻬْﻒِ ﻟَﻴْﻠَﺔَ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ ﺃَﺿَﺎﺀَ ﻟَﻪُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨُّﻮﺭِ ﻓِﻴﻤَﺎ ﺑَﻴْﻨَﻪُ ﻭَﺑَﻴْﻦَ ﺍﻟْﺒَﻴْﺖِ ﺍﻟْﻌَﺘِﻴﻖِ .
“Barangsiapa membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at, maka ia akan mendapat cahaya antara dirinya dan rumah yang mulia (Mekkah).”[HR.Ad Darimi]
Juga dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﻣﻦ ﻗﺮﺃ ﺳﻮﺭﺓ ﺍﻟﻜﻬﻒ ﻛﻤﺎ ﺃﻧﺰﻟﺖ ، ﻛﺎﻧﺖ ﻟﻪ ﻧﻮﺭﺍ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﻣﻦ ﻣﻘﺎﻣﻪ ﺇﻟﻰ ﻣﻜﺔ ، ﻭﻣﻦ ﻗﺮﺃ ﻋﺸﺮ ﺁﻳﺎﺕ ﻣﻦ ﺁﺧﺮﻫﺎ ﺛﻢ ﺧﺮﺝ ﺍﻟﺪﺟﺎﻝ ﻟﻢ ﻳﺴﻠﻂ ﻋﻠﻴﻪ ، ﻭﻣﻦ ﺗﻮﺿﺄ ﺛﻢ ﻗﺎﻝ : ﺳﺒﺤﺎﻧﻚ ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻭﺑﺤﻤﺪﻙ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺃﻧﺖ ﺃﺳﺘﻐﻔﺮﻙ ﻭﺃﺗﻮﺏ ﺇﻟﻴﻚ ﻛﺘﺐ ﻓﻲ ﺭﻕ ، ﺛﻢ ﻃﺒﻊ ﺑﻄﺎﺑﻊ ﻓﻠﻢ ﻳﻜﺴﺮ ﺇﻟﻰ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ
“Barangsiapa membaca surat Al Kahfi sebagaimana diturunkan, maka ia akan mendapatkan cahaya dari tempat ia berdiri hingga Mekkah. Barangsiapa membaca 10 akhir ayatnya, kemudian keluar Dajjal, maka ia tidak akan dikuasai. Barangsiapa yang berwudhu, lalu ia ucapkan: Subhanakallahumma wa bi hamdika laa ilaha illa anta, astagh-firuka wa atuubu ilaik (Maha suci Engkau Ya Allah, segala pujian untuk-Mu, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau, aku senantiasa memohon ampun dan bertaubat pada-Mu), maka akan dicatat baginya dikertas dan dicetak sehingga tidak akan luntur hingga hari kiamat.”[HR.Al Hakim].
Semoga Allah memberikan kita keberkahan hari Jum'at dan mendapatkan syafa'at Rasulillah 'alaihi afdholatus sholatu was salam...
SLIDE POTO
Tampilkan postingan dengan label ZIKIR dan DO'A. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ZIKIR dan DO'A. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 11 Agustus 2018
Amalan Istimewa Setelah Shalat Jum'at
Ada banyak dari para jama'ah shalat Jum'at yang pulang begitu saja setelah Jumatan itu selesai, padahal (kalau tahu) sejatinys banyak faedah yang tersembunyi apabila para jama'ah melakukan wirid/amalan setelah usai melakukan shalat Jum'at. Nah, berikut akan kami tampilkan beberapa faedah yang istimewa setelah melakukan shalat Jum'at, semoga ada manfaatnya. Aamiin.
1) Dari Ibnu Abbas ra. meriwayatkan bahwa Nabi 'alayhish-shalaatu was-salaam pernah bersabda: "Barang siapa setelah usai shalat Jum’at membaca:
ﺳُﺒﺤَﺎﻥَ ﺍﻟﻠّﻪِ ﺍﻟﻌَﻈِﻴﻢِ ﻭَﺑِﺤَﻤﺪِﻩِ . ( 100 x)
Sebanyak 100 x, maka ia akan diampuni seratus ribu dosanya, dan kedua orang tuanya diampuni dua puluh empat ribu dosanya. Masya Allah.
2) Dari asy-Syaikh Abdul Wahhab asy-Sya’rani rhm., bahwasanya beliau pernah berkata, “Barang siapa istiqamah membaca dua bait ini pada setiap hari Jum'at, maka Allahu ta'ala akan mengambil nyawanya dalam keadaan Islam dengan tanpa ragu. Adapun dua bait tersebut adalah:
ﺇﻟﻬﻲ ﻟﺴﺖ ﻟﻠﻔﺮﺩﻭﺱ ﺃﻫﻼ # ﻭﻻ ﺃﻗﻮﻯ ﻋﻠﻰ ﻧﺎﺭ ﺍﻟﺠﺤﻴﻢ
ﻓﻬﺐ ﻟﻲ ﺗﻮﺑﺔ، ﻭﺍﻏﻔﺮ ﺫﻧﻮﺑﻲ # ﻓﺈﻧﻚ ﻏﺎﻓﺮ ﺍﻟﺬﻧﺐ ﺍﻟﻌﻈﻴﻢ
Dan sebagian ulama ada yang berpendapat, "Dua bait di atas dibaca lima kali setiap usai shalat Jum’at."
3) Dari Irak ibn Malik rhm., beliau pernah mengatakan, "Bahwasanya (dianjurkan) setiap selesai shalat Jum'at lalu berdiri pada pintu masjid dan berdo’a dengan doa berikut:
ﺍَﻟﻠّﻬُﻢَّ ﺇِﻧِّﻲْ ﺃَﺟَﺒْﺖُ ﺩَﻋْﻮَﺗَﻚَ، ﻭَﺣَﻀَﺮْﺕُ ﺟُﻤْﻌَﺘَﻚَ ﻭَﺻَﻠَّﻴْﺖُ ﻓَﺮِﻳْﻀَﺘَﻚَ ﻭَﺍﻧْﺘَﺸَﺮْﺕُ ﻛَﻤَﺎ ﺃَﻣَﺮْﺗَﻨِﻲْ ﻓَﺎﺭْﺯُﻗْﻨِﻲْ ﻣِﻦْ ﻭَﺍﺳِﻊِ ﻓَﻀْﻠِﻚَ ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﺧَﻴْﺮُ ﺍﻟﺮَّﺍﺯِﻗِﻴْﻦَ .
ALLAAHUMMA INNII AJABTU DA’WATAKA WAHADLORTU JUM’ATAKA WA SHOLLAITU FARIIDLOTAKA WANTASYARTU KAMAA AMARTANII FARZUQNII MIN WAASI’I FADLIKA WA ANTA KHOIRUR ROOZIQIIN
"Ya Allah aku telah memenuhi panggilanMu dan aku telah menghadiri Jum’atMu dan aku telah melaksanakan kewajiban sholat Jum’atMu dan aku sekarang pergi untuk mencari rizki seperti yang telah Engkau perintahkan aku maka berilah aku rizki dari keutamaanMu yang sangat luas dan Engkau adalah Dzat sebaik-baik pemberi rizki."
4) Di dalam kitab "Bughyah" disebutkan, "Barang siapa membaca surat al-Fatihah, al-Ikhlas dan surat al-Mu’awwidzatain masing-masing 7x setelah ia salam dari shalat Jum'at sebelum ia melipat kedua kakinya(dalam arti kakinya masih dalam posisi tasyahud akhir), maka diampunilah dosa yang telah ia jalani, diberikan pahalanya orang beriman pada Allah dan Rasul-Nya, dan dijanjikan dijauhkan dari kejelekan hingga hari Jum'at berikutnya, dalam sebuah riwayat ditambah keterangan, "Dan sebelum ia berbicara, maka dijaga baginya agamanya, dunianya, keluarganya dan anaknya dan setelah itu ia membaca doa empat kali, yaitu:
ﺍَﻟﻠّﻬُﻢَّ ﻳَﺎﻏَﻨِﻲُّ ﻳَﺎﺣَﻤِﻴْﺪُ ﻳَﺎﻣُﺒْﺪِﺉُ ﻳَﺎﻣُﻌِﻴْﺪُ ﻳَﺎﺭَﺣِﻴْﻢُ ﻳَﺎﻭَﺩُﻭْﺩُ ﺃَﻏْﻨِﻨِﻲْ ﺑِﺤَﻼَﻟِﻚَ ﻋَﻦْ ﺣَﺮَﺍﻣِﻚَ ﻭَﺑِﻄَﺎﻋَﺘِﻚَ ﻋَﻦْ ﻣَﻌْﺼِﻴَﺘِﻚَ ﻭَﺑِﻔَﻀْﻠِﻚَ ﻋَﻤَّﻦْ ﺳِﻮَﺍﻙَ 4×) )
ALLAAHUMMA YAA GHONIYYU YAA HAMIIDU YAA MUBDI;U YA MU’IIDU YA ROHIIMU YA WADUUDU AGHNINII BIHALAALIKA ‘AN HAROOMIKA WA BITOO’ATIKA ‘AN MA’SHIYATIKA WABIFADL;LIKA ‘AMMAN SIWAAKA (x4)
"Ya Allah wahai Dzat yang Maha kaya dan Maha mulya Dzat yang menciptakan sesuatu dari awal dan Dzat yang mengembalikannya, ya Allah wahai Dzat yang Maha pengasih lagi Maha penyayang berikanlah aku kekayaan dari rizkiMu yang halal sehingga aku terhindar dari rizki yang harom dan gampangkanlah aku melakukan ketaatanMu sehingga aku menjauhi hal-hal yang Engkau haromkan, dan jadikanlah kami hanya mengharap karuniaMu sehingga aku terhindar dari mengharap karunia dari selain Engkau." Wallahu A'lam . .
1) Dari Ibnu Abbas ra. meriwayatkan bahwa Nabi 'alayhish-shalaatu was-salaam pernah bersabda: "Barang siapa setelah usai shalat Jum’at membaca:
ﺳُﺒﺤَﺎﻥَ ﺍﻟﻠّﻪِ ﺍﻟﻌَﻈِﻴﻢِ ﻭَﺑِﺤَﻤﺪِﻩِ . ( 100 x)
Sebanyak 100 x, maka ia akan diampuni seratus ribu dosanya, dan kedua orang tuanya diampuni dua puluh empat ribu dosanya. Masya Allah.
2) Dari asy-Syaikh Abdul Wahhab asy-Sya’rani rhm., bahwasanya beliau pernah berkata, “Barang siapa istiqamah membaca dua bait ini pada setiap hari Jum'at, maka Allahu ta'ala akan mengambil nyawanya dalam keadaan Islam dengan tanpa ragu. Adapun dua bait tersebut adalah:
ﺇﻟﻬﻲ ﻟﺴﺖ ﻟﻠﻔﺮﺩﻭﺱ ﺃﻫﻼ # ﻭﻻ ﺃﻗﻮﻯ ﻋﻠﻰ ﻧﺎﺭ ﺍﻟﺠﺤﻴﻢ
ﻓﻬﺐ ﻟﻲ ﺗﻮﺑﺔ، ﻭﺍﻏﻔﺮ ﺫﻧﻮﺑﻲ # ﻓﺈﻧﻚ ﻏﺎﻓﺮ ﺍﻟﺬﻧﺐ ﺍﻟﻌﻈﻴﻢ
Dan sebagian ulama ada yang berpendapat, "Dua bait di atas dibaca lima kali setiap usai shalat Jum’at."
3) Dari Irak ibn Malik rhm., beliau pernah mengatakan, "Bahwasanya (dianjurkan) setiap selesai shalat Jum'at lalu berdiri pada pintu masjid dan berdo’a dengan doa berikut:
ﺍَﻟﻠّﻬُﻢَّ ﺇِﻧِّﻲْ ﺃَﺟَﺒْﺖُ ﺩَﻋْﻮَﺗَﻚَ، ﻭَﺣَﻀَﺮْﺕُ ﺟُﻤْﻌَﺘَﻚَ ﻭَﺻَﻠَّﻴْﺖُ ﻓَﺮِﻳْﻀَﺘَﻚَ ﻭَﺍﻧْﺘَﺸَﺮْﺕُ ﻛَﻤَﺎ ﺃَﻣَﺮْﺗَﻨِﻲْ ﻓَﺎﺭْﺯُﻗْﻨِﻲْ ﻣِﻦْ ﻭَﺍﺳِﻊِ ﻓَﻀْﻠِﻚَ ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﺧَﻴْﺮُ ﺍﻟﺮَّﺍﺯِﻗِﻴْﻦَ .
ALLAAHUMMA INNII AJABTU DA’WATAKA WAHADLORTU JUM’ATAKA WA SHOLLAITU FARIIDLOTAKA WANTASYARTU KAMAA AMARTANII FARZUQNII MIN WAASI’I FADLIKA WA ANTA KHOIRUR ROOZIQIIN
"Ya Allah aku telah memenuhi panggilanMu dan aku telah menghadiri Jum’atMu dan aku telah melaksanakan kewajiban sholat Jum’atMu dan aku sekarang pergi untuk mencari rizki seperti yang telah Engkau perintahkan aku maka berilah aku rizki dari keutamaanMu yang sangat luas dan Engkau adalah Dzat sebaik-baik pemberi rizki."
4) Di dalam kitab "Bughyah" disebutkan, "Barang siapa membaca surat al-Fatihah, al-Ikhlas dan surat al-Mu’awwidzatain masing-masing 7x setelah ia salam dari shalat Jum'at sebelum ia melipat kedua kakinya(dalam arti kakinya masih dalam posisi tasyahud akhir), maka diampunilah dosa yang telah ia jalani, diberikan pahalanya orang beriman pada Allah dan Rasul-Nya, dan dijanjikan dijauhkan dari kejelekan hingga hari Jum'at berikutnya, dalam sebuah riwayat ditambah keterangan, "Dan sebelum ia berbicara, maka dijaga baginya agamanya, dunianya, keluarganya dan anaknya dan setelah itu ia membaca doa empat kali, yaitu:
ﺍَﻟﻠّﻬُﻢَّ ﻳَﺎﻏَﻨِﻲُّ ﻳَﺎﺣَﻤِﻴْﺪُ ﻳَﺎﻣُﺒْﺪِﺉُ ﻳَﺎﻣُﻌِﻴْﺪُ ﻳَﺎﺭَﺣِﻴْﻢُ ﻳَﺎﻭَﺩُﻭْﺩُ ﺃَﻏْﻨِﻨِﻲْ ﺑِﺤَﻼَﻟِﻚَ ﻋَﻦْ ﺣَﺮَﺍﻣِﻚَ ﻭَﺑِﻄَﺎﻋَﺘِﻚَ ﻋَﻦْ ﻣَﻌْﺼِﻴَﺘِﻚَ ﻭَﺑِﻔَﻀْﻠِﻚَ ﻋَﻤَّﻦْ ﺳِﻮَﺍﻙَ 4×) )
ALLAAHUMMA YAA GHONIYYU YAA HAMIIDU YAA MUBDI;U YA MU’IIDU YA ROHIIMU YA WADUUDU AGHNINII BIHALAALIKA ‘AN HAROOMIKA WA BITOO’ATIKA ‘AN MA’SHIYATIKA WABIFADL;LIKA ‘AMMAN SIWAAKA (x4)
"Ya Allah wahai Dzat yang Maha kaya dan Maha mulya Dzat yang menciptakan sesuatu dari awal dan Dzat yang mengembalikannya, ya Allah wahai Dzat yang Maha pengasih lagi Maha penyayang berikanlah aku kekayaan dari rizkiMu yang halal sehingga aku terhindar dari rizki yang harom dan gampangkanlah aku melakukan ketaatanMu sehingga aku menjauhi hal-hal yang Engkau haromkan, dan jadikanlah kami hanya mengharap karuniaMu sehingga aku terhindar dari mengharap karunia dari selain Engkau." Wallahu A'lam . .
Lirik QOD KAFANI dan ARTINYA
ﻗَﺪْ ﻛَﻔَﺎﻧِﻲ ﻋِﻠْﻢُ ﺭَﺑِّﻲ
Cukup bagiku pengetahuan Tuhanku
ﻣِﻦْ ﺳُﺆَﺍﻟِﻲ ﻭَﺍﺧْﺘِﻴَﺎﺭِﻱ
Daripada permintaan dan usahaku
ﻓَﺪُﻋَـﺎﺋِﻲ ﻭﺍﺑْﺘِﻬـَﺎﻟِﻲ
Doa serta permohonanku
ﺷَـﺎﻫِﺪٌ ﻟِﻲ ﺑِﺎﻓْﺘِﻘَﺎﺭِﻱ
Sebagai bukti pada kefakiranku
ﻓَﻠِﻬَﺬَﺍ ﺍﻟﺴِّﺮِّ ﺃَﺩْﻋُـﻮ
Oleh kerana rahasia itu aku berdoa
ﻓِﻲ ﻳَﺴَﺎﺭِﻱْ ﻭَﻋَﺴَﺎﺭِﻱ
Pada saat aku senang dan susah
ﺃَﻧَﺎ ﻋَﺒْﺪٌ ﺻَﺎﺭَ ﻓَﺨْﺮِﻱ
Aku adalah hamba, menjadi kebanggaanku
ﺿِﻤْﻦَ ﻓَﻘْﺮِﻱ ﻭَﺍﺿْﻄِﺮَﺍﺭِﻱ
Dalam kefakiran dan keperluanku
ﻳَﺎ ﺇِﻟَـﻬِﻲ ﻭَﻣَﻠِﻴْـﻜِﻲ
Wahai tuhanku, yang memiliki aku
ﺃﻧْﺖَ ﺗَﻌْﻠَﻢ ﻛَﻴْﻒَ ﺣَﺎﻟِﻲ
Kau Maha tahu akan keadaanku
ﻭَﺑِﻤَﺎ ﻗَﺪْ ﺣَـﻞَّ ﻗَﻠْﺒِـﻲ
Dan apa yang berada dalam hatiku
ﻣِﻦْ ﻫُﻤُﻮْﻡٍ ﻭَﺍﺷْﺘِﻐَﺎﻟِـﻲ
Dari kesedihan dan kesibukanku
ﻓَﺘَـﺪَﺍﺭَﻛْﻨِﻲ ﺑِﻠُﻄْﻒٍ
Maka tolonglah aku dengan kelembutan
ﻣِﻨْﻚَ ﻳَﺎ ﻣَﻮْﻟَﻰ ﺍﻟْﻤَﻮَﺍﻟِﻲ
Dari-Mu Wahai Tuhan seluruh hamba
ﻳَﺎ ﻛَﺮِﻳْﻢَ ﺍﻟْﻮَﺟْﻪِ ﻏِﺜْﻨِﻲ
Wahai yang Maha Pemurah tolonglah hamba
ﻗَﺒْﻞَ ﺃﻥْ ﻳَﻔْﻨَﻰ ﺍﺻْﻄِﺒَﺎﺭِﻱ
Sebelum lenyap kesabaran hamba
ﻳَﺎ ﺳَﺮِﻳْﻊَ ﺍﻟْﻐَﻮْﺙِ ﻏَﻮْﺛًﺎ
Wahai pemberi pertolongan dengan segera
ﻣِﻨْﻚَ ﻳُﺪْﺭِﻛْﻨَﺎ ﺳَﺮِﻳْﻌًﺎ
Berilah kami dengan segera pertolongan-Mu
ﻳَﻬْﺰِﻡُ ﺍﻟْﻌُﺴْﺮَ ﻭَﻳَﺄْﺗِﻲ
Yang dapat menghilangkan kesulitan dan dapat mendatangkan
ﺑِﺎﻟَّﺬِﻱ ﻧَﺮْﺟُﻮ ﺟَﻤِﻴْـﻌًﺎ
Dengan apa-apa yang kami harapkan semua
ﻳﺎ ﻗَﺮِﻳْـﺒًﺎ ﻳﺎ ﻣُﺠِﻴْـﺒًﺎ
Wahai yang Maha dekat, dan menjawab
ﻳﺎ ﻋَﻠِﻴْﻤًﺎ ﻳﺎ ﺳَﻤِﻴْـﻌًﺎ
Wahai yang Maha mengetahui dan mendengar
ﻗَﺪْ ﺗَﺤَﻘَّﻘْﺖُ ﺑِﻌَﺠْﺰِﻱ
Aku mengaku akan kelemahanku
ﻭﺧُﻀُﻮْﻋِﻲ ﻭﺍﻧْﻜِﺴَﺎﺭِﻱ
Dan ketaatan serta kesedihanku
ﻟَﻢْ ﺃَﺯَﻝْ ﺑِﺎﻟْﺒَﺎﺏِ ﻭَﺍﻗِﻒْ
Aku sentiasa menunggu di hadapan pintu rahmat-Mu
ﻓَﺎﺭْﺣَﻤَﻦْ ﺭﺑِّﻲ ﻭُﻗُﻮْﻓِﻲ
Wahai Tuhanku berikanlah rahmat padaku
ﻭﺑِﻮَﺍﺩِﻱ ﺍﻟْﻔَﻀْﻞِ ﻋَﺎﻛِﻒْ
Pada lembah kurnia-Mu aku berada
ﻓَﺄَﺩِﻡْ ﺭﺑِّﻲ ﻋُﻜُـﻮْﻓِﻲ
Wahai Tuhanku tetapkanlah keberadaanku disana
ﻭﻟِﺤُﺴْﻦِ ﺍﻟﻈَّﻦِّ ﻻَﺯِﻡ
Aku sentiasa mempunyai prasangka baik
ﻓَﻬُﻮَ ﺧِﻠِّﻲ ﻭﺣَﻠِﻴْﻔِﻲ
Ia (prasangka baik) adalah teman dan kawanku
ﻭﺃَﻧِﻴْﺴِﻲ ﻭﺟَﻠِﻴْﺴِﻲ
Juga penyenang bagiku dan yang setia bersamaku
ﻃُﻮْﻝَ ﻟَﻴْﻠِﻲ ﻭﻧَﻬَﺎﺭِﻱ
Sepanjang malam dan siangku
ﺣَﺎﺟَﺔً ﻓِﻲ ﺍﻟﻨَّﻔْﺲِ ﻳَﺎ ﺭﺏّ
Wahai Tuhanku, dalam jiwa ini terdapat hajat
ﻓَﺎﻗْﻀِﻬَﺎ ﻳﺎ ﺧَﻴْﺮَ ﻗَﺎﺿِﻲ
Tunaikanlah Wahai yang Maha Menunaikan
ﻭﺃَﺭِﺡْ ﺳِﺮِّﻱ ﻭﻗَﻠْﺒِﻲ
Tenteramkanlah rahsia dan hatiku
ﻣِﻦْ ﻟَﻈﺎَﻫَﺎ ﻭﺍﻟﺸُّﻮَﺍﻅِ
Dari kebimbangan dan pergolakannya
ﻓَﺎﻟْﻬَﻨَﺎ ﻭﺍﻟْﺒَﺴْﻂُ ﺣَﺎﻟِﻲ
Sungguh aku akan berada dalam ketenteraman dan ketenangan
ﻭﺷِﻌَﺎﺭِﻱ ﻭﺩِﺛَﺎﺭِﻱ
Dan juga (ketenteraman dan ketenangan) menjadi pakaianku
Do'a Tidak Diterima Karena Dosa
Pada zaman Nabi Musa ‘alaihis salam, bani Israel ditimpa musim kemarau yang berkepanjangan. Mereka pun berkumpul mendatangi Nabi mereka. Mereka berkata, “Ya Kaliimallah, berdoalah kepada Rabbmu agar Dia menurunkan hujan kepada kami.” Maka berangkatlah Musa ‘alaihis salam bersama kaumnya menuju padang pasir yang luas. Waktu itu mereka berjumlah lebih dari 70 ribu orang. Mulailah mereka berdoa dengan keadaan yang lusuh dan kumuh penuh debu, haus dan lapar.
Nabi Musa berdoa, “Ilaahi! Asqinaa ghaitsak…. Wansyur ‘alaina rahmatak… warhamnaa bil athfaal ar rudhdha’… wal bahaaim ar rutta’… wal masyaayikh ar rukka’…..”
Setelah itu langit tetap saja terang benderang… matahari pun bersinar makin kemilau… (maksudnya segumpal awan pun tak jua muncul).
Kemudian Nabi Musa berdoa lagi, “Ilaahi … asqinaa….”
Allah pun berfirman kepada Musa, “Bagaimana Aku akan menurunkan hujan kepada kalian sedangkan di antara kalian ada seorang hamba yang bermaksiat sejak 40 tahun yang lalu. Umumkanlah di hadapan manusia agar dia berdiri di hadapan kalian semua. Karena dialah, Aku tidak menurunkan hujan untuk kalian…”
Maka Musa pun berteriak di tengah-tengah kaumnya, “Wahai hamba yang bermaksiat kepada Allah sejak 40 tahun… keluarlah ke hadapan kami…. karena engkaulah hujan tak kunjung turun…”
Seorang laki-laki melirik ke kanan dan kiri… maka tak seorang pun yang keluar di hadapan manusia… saat itu pula ia sadar kalau dirinyalah yang dimaksud…..
Ia berkata dalam hatinya, “Kalau aku keluar ke hadapan manusia, maka akan terbuka rahasiaku… Kalau aku tidak berterus terang, maka hujan pun tak akan turun.”
Maka hatinya pun gundah gulana… air matanya pun menetes….. menyesali perbuatan maksiatnya… sambil berkata lirih, “Ya Allah… Aku telah bermaksiat kepadamu selama 40 tahun… selama itu pula Engkau menutupi ‘aibku. Sungguh sekarang aku bertaubat kepada Mu, maka terimalah taubatku…”
Tak lama setelah pengakuan taubatnya tersebut, maka awan-awan tebal pun bermunculan… semakin lama semakin tebal menghitam… dan akhirnya turunlah hujan.
Musa pun keheranan, “Ya Allah, Engkau telah turunkan hujan kepada kami, namun tak seorang pun yang keluar di hadapan manusia.” Allah berfirman, “Aku menurunkan hujan kepada kalian oleh sebab hamba yang karenanya hujan tak kunjung turun.”
Musa berkata, “Ya Allah… Tunjukkan padaku hamba yang taat itu.”
Allah berfirman, “Ya Musa, Aku tidak membuka ‘aibnya padahal ia bermaksiat kepada-Ku, apakah Aku membuka ‘aibnya sedangkan ia taat kepada-Ku?!”
(Kisah ini dikutip dari buku berjudul “Fii Bathni al-Huut” oleh Syaikh DR. Muhammad Al ‘Ariifi, hal. 42)
TEBARKAN KEBAIKAN WALAU
KITA BUKAN ORANG BAIK.
SEMOGA BERMANFAAT.
Talqin Dzikir dipimpin oleh Habib Abu Bakar
Tahun 1937 AlHabib Abubakar bin Muhammad Assegaf datang ke Kwitang untuk menghadiri Maulid Akhir Khamis Awal Ashar yang di selenggarakan di Masjid Kwitang oleh AlHabib Ali bin Abdurrahman AlHabsyi
Di kala Acara akan di sudahi AlHabib Ali bin Abdurrahman AlHabsyi meminta AlHabib Abubakar untuk memimpin Talqinudzikir,saat itu Habib Ali berkata kepada yang hadir
" Kita akan dengar dan ikuti Talqinudzikir yang mana di mohon kepada seorang yang sama sama kita cintai AlHabib Abu Bakar dari kota Gresik ( Habib Ali menahan pembicaraannya terdengar suara tangis beliau sambil meneruskan bicaranya beliau berkata ) Hadirin Lihat lah beliau punya Wajah,wajah yang nampak akan Nur ..... Cahaya Rosululloh ........... beruntung bagi kita atas kehadirannya "
Lalu Habib Abu Bakar berdiri dan Habib Ali berdiri di sampingnya dan Habib Abu Bakar memulai Talqinud Dzikir dengan perkataan
" Orang Islam Hidup dengan kalimat La Ilahaillalloh ......... Mati dengan kalimat La Ilahaillalloh ....... selamat di barzah berkat La ilahailalloh ......... masuk Surga karna La ilahailalloh ......... "
Habib Ali Kwitang menangis begitu juga Jamaah yang hadir beribu ribu jumlahnya, akhirnya Habib Abu Bakar dengan mengangkat tanganya bekata dengan mengeluarkan jari telunjuknya
" Qolan Nabiyu Sholollohu alaihi was salama
Afdholu ma qultu ana wan Nabiyuna min Qobli ...... La Ilahailalloh ........ ( Gemuruh suara Jamaah memecahkan suasana pada waktu itu,sebanyak tiga kali Kalimat La ilahailalloh di kumandangkan oleh Habib Abubakar di akhiri dengan Kalimat Muhammadurrosul
ulloh SAW )
Kalimatul Haq alaiha nahya wa alaihi nub astu insyaalloha taala minal aminina Amiin
Lalu Habib Abubakar berkata lagi
" Ikuti apa yang saya ucapkan bersama sama laki perempuan jangan ada yang terlewat untuk ikut mengucapkannya
La ilahailalloh ..... Al maujud fii kuli Zaman
La ilahailalloh ...... Al Ma'bud fii kuli makan
La ilahailalloh ........ Al Madzkur fii kuli lisan
La ilahailalloh ......... Al Ma'ruf bil ikhsan
La ilahailalloh ..... kulla yaumin Huwa fii san
La ilahailalloh ........ Al Aman Al Aman
Min Zawalil iimaan ...... wamin fitnatis Saithon
Ya Qhodimal Ikhsan ..... Kamlaka alaina min ikhsan
Ikhsanukal Qodiim ...... Ya Hanan Ya manan
Ya Rohim ya Rohman .....Ya Ghofur ya Goffar
Ighfirlana warhamna ...... wa anta Khoirur Rokhimin
Was Sholullohu ....... Ala Sayidina ...... Muhammadin ....... Wa alihi ..... was Shohbihi was salam
Qabul insyaalloh..
Di kala Acara akan di sudahi AlHabib Ali bin Abdurrahman AlHabsyi meminta AlHabib Abubakar untuk memimpin Talqinudzikir,saat itu Habib Ali berkata kepada yang hadir
" Kita akan dengar dan ikuti Talqinudzikir yang mana di mohon kepada seorang yang sama sama kita cintai AlHabib Abu Bakar dari kota Gresik ( Habib Ali menahan pembicaraannya terdengar suara tangis beliau sambil meneruskan bicaranya beliau berkata ) Hadirin Lihat lah beliau punya Wajah,wajah yang nampak akan Nur ..... Cahaya Rosululloh ........... beruntung bagi kita atas kehadirannya "
Lalu Habib Abu Bakar berdiri dan Habib Ali berdiri di sampingnya dan Habib Abu Bakar memulai Talqinud Dzikir dengan perkataan
" Orang Islam Hidup dengan kalimat La Ilahaillalloh ......... Mati dengan kalimat La Ilahaillalloh ....... selamat di barzah berkat La ilahailalloh ......... masuk Surga karna La ilahailalloh ......... "
Habib Ali Kwitang menangis begitu juga Jamaah yang hadir beribu ribu jumlahnya, akhirnya Habib Abu Bakar dengan mengangkat tanganya bekata dengan mengeluarkan jari telunjuknya
" Qolan Nabiyu Sholollohu alaihi was salama
Afdholu ma qultu ana wan Nabiyuna min Qobli ...... La Ilahailalloh ........ ( Gemuruh suara Jamaah memecahkan suasana pada waktu itu,sebanyak tiga kali Kalimat La ilahailalloh di kumandangkan oleh Habib Abubakar di akhiri dengan Kalimat Muhammadurrosul
ulloh SAW )
Kalimatul Haq alaiha nahya wa alaihi nub astu insyaalloha taala minal aminina Amiin
Lalu Habib Abubakar berkata lagi
" Ikuti apa yang saya ucapkan bersama sama laki perempuan jangan ada yang terlewat untuk ikut mengucapkannya
La ilahailalloh ..... Al maujud fii kuli Zaman
La ilahailalloh ...... Al Ma'bud fii kuli makan
La ilahailalloh ........ Al Madzkur fii kuli lisan
La ilahailalloh ......... Al Ma'ruf bil ikhsan
La ilahailalloh ..... kulla yaumin Huwa fii san
La ilahailalloh ........ Al Aman Al Aman
Min Zawalil iimaan ...... wamin fitnatis Saithon
Ya Qhodimal Ikhsan ..... Kamlaka alaina min ikhsan
Ikhsanukal Qodiim ...... Ya Hanan Ya manan
Ya Rohim ya Rohman .....Ya Ghofur ya Goffar
Ighfirlana warhamna ...... wa anta Khoirur Rokhimin
Was Sholullohu ....... Ala Sayidina ...... Muhammadin ....... Wa alihi ..... was Shohbihi was salam
Qabul insyaalloh..
Istighfar | Astaghfirullaaha lilmu'miniina wal-mu'minaat
Salah satu istighfar yang dibaca para waliallah.
ﺍﺳﺘﻐﻔﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻠﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﻭ ﻣﺆﻣﻨﺎﺕ
Astaghfirullaaha lilmu'miniina wal-mu'minaat. (dibaca setiap harinya 27x)
Artinya : Aku memohon ampun kepada Allah untuk mukmin dan mukminat.
ﻣﻦ ﺍﺳﺘﻐﻔﺮ ﻟﻠﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﻭﺍﻟﻤﺆﻣﻨﺎﺕ ﻛﻞ ﻳﻮﻡ ﺳﺒﻌﺎ ﻭﻋﺸﺮﻳﻦ ﻣﺮﺓ ﻛﺎﻥ ﻣﻦ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻳﺴﺘﺠﺎﺏ ﻟﻬﻢ ﻭﻳﺮﺯﻕ ﺑﻬﻢ ﺍﻫﻞ ﺍﻻﺭﺽ
Dari Abu Darda' ra. Nabi Muhammad saww. berkata : "Manistaghfara lilmu'miniina wal-mu'minaati kulla yaumin sab'an wa 'isyriina marotan kaana minal-ladziina yustajaabu lahum wa yurzaqu bihim ahlul-ardhi.
Artinya : Barangsiapa membacakan istighfar untuk mukmin dan mukminat sebanyak dua puluh tujuh kali di setiap hari, maka ia termasuk golongan mereka yang terkabul doanya dan mereka yang menjadi jaminan rizki Allah dari para penghuni bumi.". (HR. Ath-Thabaraniy)
ﻣﻦ ﺍﺳﺘﻐﻔﺮ ﻟﻠﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﻭﺍﻟﻤﺆﻣﻨﺎﺕ ﻛﺘﺐ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻪ ﺑﻜﻞ ﻣﺆﻣﻦ ﻭ ﻣﺆﻣﻨﺔ ﺣﺴﻨﺔ
Dari Ubadah bin Smamit ra. Nabi Muhammad saww. bersabda : "Manistaghfara lilmu'miniina wal-mu'minaati kataballaahu lahu bikulli mu'minin wa mu'minatin hasanatan.
Artinya : Barangsiapa membacakan istighfar untuk mukmin dan mukminat, maka Allah mencatat satu kebajikan untuknya pada setiap seorang mukmin dan mukminat. (HR. Ath Thabarani)
Al-Imam Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad di dalam kitabnya An-Nashaih Ad-Diniyah Wal-Washaya Al-Imaniyah mengatakan beristighfar untuk mukmin dan mukminat sebanyak 27x termasuk sifat-sifat/kebiasan dzikirnya para Wali.
ﺍﺳﺘﻐﻔﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻠﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﻭ ﻣﺆﻣﻨﺎﺕ
Astaghfirullaaha lilmu'miniina wal-mu'minaat. (dibaca setiap harinya 27x)
Artinya : Aku memohon ampun kepada Allah untuk mukmin dan mukminat.
ﻣﻦ ﺍﺳﺘﻐﻔﺮ ﻟﻠﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﻭﺍﻟﻤﺆﻣﻨﺎﺕ ﻛﻞ ﻳﻮﻡ ﺳﺒﻌﺎ ﻭﻋﺸﺮﻳﻦ ﻣﺮﺓ ﻛﺎﻥ ﻣﻦ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻳﺴﺘﺠﺎﺏ ﻟﻬﻢ ﻭﻳﺮﺯﻕ ﺑﻬﻢ ﺍﻫﻞ ﺍﻻﺭﺽ
Dari Abu Darda' ra. Nabi Muhammad saww. berkata : "Manistaghfara lilmu'miniina wal-mu'minaati kulla yaumin sab'an wa 'isyriina marotan kaana minal-ladziina yustajaabu lahum wa yurzaqu bihim ahlul-ardhi.
Artinya : Barangsiapa membacakan istighfar untuk mukmin dan mukminat sebanyak dua puluh tujuh kali di setiap hari, maka ia termasuk golongan mereka yang terkabul doanya dan mereka yang menjadi jaminan rizki Allah dari para penghuni bumi.". (HR. Ath-Thabaraniy)
ﻣﻦ ﺍﺳﺘﻐﻔﺮ ﻟﻠﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﻭﺍﻟﻤﺆﻣﻨﺎﺕ ﻛﺘﺐ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻪ ﺑﻜﻞ ﻣﺆﻣﻦ ﻭ ﻣﺆﻣﻨﺔ ﺣﺴﻨﺔ
Dari Ubadah bin Smamit ra. Nabi Muhammad saww. bersabda : "Manistaghfara lilmu'miniina wal-mu'minaati kataballaahu lahu bikulli mu'minin wa mu'minatin hasanatan.
Artinya : Barangsiapa membacakan istighfar untuk mukmin dan mukminat, maka Allah mencatat satu kebajikan untuknya pada setiap seorang mukmin dan mukminat. (HR. Ath Thabarani)
Al-Imam Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad di dalam kitabnya An-Nashaih Ad-Diniyah Wal-Washaya Al-Imaniyah mengatakan beristighfar untuk mukmin dan mukminat sebanyak 27x termasuk sifat-sifat/kebiasan dzikirnya para Wali.
DOAMU TIDAK TERKABULKAN KARENA HATIMU MATI
Diriwayatkan dari Syaqiq Al Bulkhiyu beliau berkata:
"Ketika Syekh Ibrahim bin adham berjalan melewati pasar di tanah Basrah ada sekumpulan manusia yang bertanya kepada belau, mereka menanyakan tentang ayat:
ﺍﺩﻋﻮﻧﻲ ﺍﺳﺘﺠﺐ ﻟﻜﻢ
kemudian mereka berkata bahwa sesungguhnya kami telah berdo’a, tetapi kenapa ALLAH SWT tidak mengabulkan permintaan kami?"
Kemudian Syekh Ibrahim bin adham menjawab:
"Wahai Ahli Basrah, sesungguhnya hati kalian telah mati sebab 10 perkara, maka bagaimana akan di kabulkan permintaan kalian. 10 penyebab matinya hati itu adalah:
1. Kalian semua tahu bahwa ALLAH SWT yang telah menjadikan setiap makhluk dan menetapkan rizkinya masing-masing, tetapi kalian tidak mau menjalankan haq-haq ALLAH SWT (ibadah) karena sibuk dengan urusan dunia kalian.
2. Kalian membaca Al-Qur’an, tetapi tidak mau mengamalkan isi kandungannya.
3. Kalian mengakui bahwa Iblis itu musuh yang nyata, tetapi kalian mengikuti perintah-perintahnya.
4. Kalian mengaku cinta kepada Rasulullah SAW, tetapi kalian meninggalkan sunah-sunah Beliau.
5. Kalian mengaku ingin masuk Surga, tetapi kalian tidak mau melakukan amalan Ahli Surga.
6. Kalian mengaku takut dengan api Neraka, tetapi kalian tidak berhenti melakukan maksiat/dosa.
7. Kalian yakin bahwa mati itu pasti datangnya, tetapi kalian tidak segera mempersiapkan bekal amal yang akan dibawa.
8. Kalian sibuk dengan kekurangan/aib saudara kalian, tetapi lupa dengan kekurangan diri sendiri (introspeksi diri).
9. Kalian memakan rizki dari ALLAH SWT, tetapi tidak mau bersyukur.
10. Kalian mengubur mayat saudara kalian, tetapi kalian tidak mau mengambil ibrah (i’tibar) dari hal tersebut".
Semoga bermanfaat untuk kita semua dan menjadikan hati kita hidup dan bersih bercahaya untuk mendapatkan karunia ALLAH TA'ALA...
Aamiin Ya Robbal 'Alamin
"Ketika Syekh Ibrahim bin adham berjalan melewati pasar di tanah Basrah ada sekumpulan manusia yang bertanya kepada belau, mereka menanyakan tentang ayat:
ﺍﺩﻋﻮﻧﻲ ﺍﺳﺘﺠﺐ ﻟﻜﻢ
kemudian mereka berkata bahwa sesungguhnya kami telah berdo’a, tetapi kenapa ALLAH SWT tidak mengabulkan permintaan kami?"
Kemudian Syekh Ibrahim bin adham menjawab:
"Wahai Ahli Basrah, sesungguhnya hati kalian telah mati sebab 10 perkara, maka bagaimana akan di kabulkan permintaan kalian. 10 penyebab matinya hati itu adalah:
1. Kalian semua tahu bahwa ALLAH SWT yang telah menjadikan setiap makhluk dan menetapkan rizkinya masing-masing, tetapi kalian tidak mau menjalankan haq-haq ALLAH SWT (ibadah) karena sibuk dengan urusan dunia kalian.
2. Kalian membaca Al-Qur’an, tetapi tidak mau mengamalkan isi kandungannya.
3. Kalian mengakui bahwa Iblis itu musuh yang nyata, tetapi kalian mengikuti perintah-perintahnya.
4. Kalian mengaku cinta kepada Rasulullah SAW, tetapi kalian meninggalkan sunah-sunah Beliau.
5. Kalian mengaku ingin masuk Surga, tetapi kalian tidak mau melakukan amalan Ahli Surga.
6. Kalian mengaku takut dengan api Neraka, tetapi kalian tidak berhenti melakukan maksiat/dosa.
7. Kalian yakin bahwa mati itu pasti datangnya, tetapi kalian tidak segera mempersiapkan bekal amal yang akan dibawa.
8. Kalian sibuk dengan kekurangan/aib saudara kalian, tetapi lupa dengan kekurangan diri sendiri (introspeksi diri).
9. Kalian memakan rizki dari ALLAH SWT, tetapi tidak mau bersyukur.
10. Kalian mengubur mayat saudara kalian, tetapi kalian tidak mau mengambil ibrah (i’tibar) dari hal tersebut".
Semoga bermanfaat untuk kita semua dan menjadikan hati kita hidup dan bersih bercahaya untuk mendapatkan karunia ALLAH TA'ALA...
Aamiin Ya Robbal 'Alamin
DZIKIR DIBACA TIAP HARI
Ada tiga jenis dzikir yang jika seorang mukmin membacanya setiap hari ( dengan istiqomah ) masing masing sebanyak 116x maka Nabi Muhammad sholallohu alaihi wasallam akan berkepentingan untuk hadir saat pencabutan nyawanya ( sakaratul maut )
Pertama :
ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻚ ﻳﺎﺳﻴﺪﻱ ﻳﺎﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻗﻠﺖ ﺣﻴﻠﺘﻲ ﺍﺩﺭﻛﻨﻲ 116 x
Assalatu was salamu alaika ya Sayyidi Ya Rasulallah qallat hiilaty adrikni
Kedua :
ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻚ ﺍﻳﻬﺎ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﻭﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺑﺮﻛﺎﺗﻪ 116x
Assalamu alaika ayyuhan Nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh.
Ketiga :
ﺍﻧﺎﻓﻲ ﺟﺎﻩ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺍﻟﻪ ﻭﺳﻠﻢ
Ana fi jaahi Rasulillah shalallahu alaihi wa alihi wa sallam .
Hal ini disebutkan oleh Al Allamah Al Habib Zein bin Ibrahim bin Sumaith Madinah Al Munawwarah dalam kitab Annujumus Zahirah.
Pertama :
ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻚ ﻳﺎﺳﻴﺪﻱ ﻳﺎﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻗﻠﺖ ﺣﻴﻠﺘﻲ ﺍﺩﺭﻛﻨﻲ 116 x
Assalatu was salamu alaika ya Sayyidi Ya Rasulallah qallat hiilaty adrikni
Kedua :
ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻚ ﺍﻳﻬﺎ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﻭﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺑﺮﻛﺎﺗﻪ 116x
Assalamu alaika ayyuhan Nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh.
Ketiga :
ﺍﻧﺎﻓﻲ ﺟﺎﻩ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺍﻟﻪ ﻭﺳﻠﻢ
Ana fi jaahi Rasulillah shalallahu alaihi wa alihi wa sallam .
Hal ini disebutkan oleh Al Allamah Al Habib Zein bin Ibrahim bin Sumaith Madinah Al Munawwarah dalam kitab Annujumus Zahirah.
DO'A AKAD NIKAH
Doa Setelah Akad Nikah (Versi KH. Maimun Zubair)
ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ . ﺍَﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟﻠﻪِ ﺭَﺏِّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ ﺣَﻤْﺪًﺍ ﻳُﻮَﺍﻓِﻰ ﻧِﻌَﻤَﻪُ ﻭَﻳُﻜَﺎﻓِﺊُ ﻣَﺰِﻳْﺪَﻩُ ﻳَﺎﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻟَﻚَ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻛَﻤَﺎ ﻳَﻨْﺒَﻐِﻰ ﻟِﺠَﻠَﺎﻝِ ﻭَﺟْﻬِﻚَ ﻭَﻋَﻈِﻴْﻢِ ﺳُﻠْﻄَﺎﻧِﻚَ ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﺻَﻠَﺎﺓً ﺗَﻤْﻼَﺀُ ﺧَﺰَﺍﺋِﻦَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻧُﻮْﺭًﺍ ﻭَﺗَﻜُﻮْﻥُ ﻟَﻨَﺎ ﻭَﻟِﻠْﻤُﺆْﻣِﻨِﻲَﻥْ ﻓَﺮَﺟًﺎ ﻭَﻓَﺮَﺣًﺎ ﻭَﺳُﺮُﻭْﺭًﺍ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﺗَﺴْﻠِﻴْﻤًﺎ ﻛَﺜِﻴْﺮًﺍ . ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺟْﻌَﻞْ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟﻌَﻘْﺪَ ﻋَﻘْﺪًﺍ ﻣُﺒَﺎﺭَﻛًﺎ ﻋَﻘْﺪًﺍ ﻟَﻴْﺴَﺖْ ﻋَﺎﻗِﺒَﺘُﻪُ ﻓِﺮَﺍﻗًﺎ ﻭَﻟَﺎ ﺧُﺼُﻮْﻣًﺎ ﻋَﻘْﺪًﺍ ﻣُﺒَﺎﺭَﻛًﺎ ﻟَﻬُﻤَﺎ ﻭَﻋَﻠَﻴْﻬِﻤَﺎ ﻓِﻰ ﺃُﻭْﻟَﺎﻫُﻤَﺎ ﻭَﺃُﺧْﺮَﺍﻫُﻤَﺎ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻠْﻘَﺎﻙَ ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﺭَﺍﺽٍ ﻋَﻨْﻬُﻤَﺎ ﻳَﺎﺭَﺏَّ ﺍﻟﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ . ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺳِّﻊْ ﻟَﻬُﻤَﺎ ﺍﻷَﺭْﺯَﺍﻕَ ﻭَﺣَﺴِّﻦْ ﻟَﻬُﻤَﺎ ﺍﻷَﺧْﻼَﻕَ ﻭَﺃَﻋِﺬْﻫُﻤَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺸِّﺮْﻙِ ﻭَﺍﻟﺸَّﻚِّ ﻭﺍﻟﻨِّﻔَﺎﻕِ ﻭَﺳُﻮْﺀِ ﺍﻷَﺧْﻼَﻕِ . ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺟْﻌَﻞْ ﺑَﻴْﻨَﻬُﻤَﺎ ﻳَﺎﺇِﻟَﻬَﻨَﺎ ﺍﻟﻮِﻓَﺎﻕَ ﻣَﺎﻟَﺎﻧِﻬَﺎﻳَﺔَ ﻭَﻟَﺎﻏَﺎﻳَﺔَ ﻭَﺟَﻨِّﺒْﻬُﻤَﺎ ﻋَﻦِ ﺍﻟﺘَّﺨَﺎﺻُﻢِ ﻭَﺍﻟﻔِﺮَﺍﻕِ ﺑِﺮَﺣْﻤَﺘِﻚَ ﻳَﺎ ﺃَﺭْﺣَﻢَ ﺍﻟﺮَّﺍﺣِﻤِﻴْﻦَ . ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺟْﻌَﻞْ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟﻨِّﻜَﺎﺡَ ﺃَﺑَﺪِﻳًّﺎ ﺳَﺮْﻣَﺪِﻳًّﺎ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻠْﻘَﺎﻙَ ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﺭَﺍﺽٍ ﻋَﻨْﻬُﻤَﺎ ﻳَﺎﺭَﺏَّ ﺍﻟﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ . ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺟْﻌَﻞْ ﻣَﻌَﺎﺷَﻬُﻤَﺎ ﻣَﻌَﺎﺷًﺎ ﻃَﻴِّﺒًﺎ ﻭَﺣَﻴَﺎﺓً ﻃَﻴِّﺒَﺔً ﺭَﺍﺿِﻴَﺔً ﻣَﺮْﺿِﻴَّﺔً ﻭَﺍﺭْﺯُﻕْ ﻟَﻬُﻤَﺎ ﺫُﺭِّﻳَّﺔً ﻃَﻴِّﺒَﺔً ﺗَﻜُﻮْﻥُ ﻣَﻌْﻘِﺒَﺔً ﻋَﺎﻗِﺒَﺔً ﺣَﺴَﻨَﺔً ﺗَﻜُﻮْﻥُ ﺳَﺒَﺒًﺎ ﻟِﻘُﺮَّﺓِ ﺃَﻋْﻴُﻨِﻬِﻤَﺎ ﺇِﻧَّﻚَ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﺎ ﺗَﺸَﺂﺀُ ﻗَﺪِﻳْﺮٌ ﻭَﺑِﺎﻟْﺈِﺟَﺎﺑَﺔِ ﺟَﺪِﻳْﺮٌ . ﺭَﺑَّﻨَﺂ ﺁﺗِﻨَﺎ ﻓِﻰ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺣَﺴَﻨَﺔً ﻭَﻓِﻰ ﺍﻟْﺄَﺧِﺮَﺓِ ﺣَﺴَﻨَﺔً ﻭَﻗِﻨَﺎ ﻋَﺬَﺍﺏَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ . ﻭَﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻭَﻣَﻮْﻟَﺎﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ . ﻭَﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ِﻟﻠﻪِ ﺭَﺏِّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmat-Nya dan akan menjamin tambahan nikmat-Nya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala bentuk pujian, sebagaimana pujian yang layak kepada Dzat-Mu Yang Maha Agung, dan kepada kerajaan-Mu yang Maha Besar. Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada junjungan kami Nabi Muhammad saw., dengan rahmat yang penuh cahaya sebagai simpanan di sisi Allah dan menjadi kemudahan, kebahagiaan dan kegembiraan bagi kami dan orang-orang mukmin dan (berikanlah rahmat-Mu) kepada keluarga dan para sahabatnya, serta selamatkanlah mereka dengan keselamatan yang sempurna. Ya Allah, jadikanlah akad ini, akad yang penuh berkah, akad yang tidak ada setelahnya perpisahan (perceraian) maupun permusuhan, akad yang diberkahi bagi keduanya dan kepada keduanya dari awal sampai akhirnya hingga keduanya bertemu Engkau dan Engkau ridha kepada keduanya Wahai Tuhan Semesta Alam. Ya Allah, luaskanlah rezeki bagi keduanya dan baguskanlah akhlaq bagi keduanya serta lindungilah keduanya dari perbuatan syirik, ragu-ragu, nifaq dan akhlaq yang buruk. Ya Allah, Ya Tuhan kami, jadikanlah diantara keduanya, keserasian yang tidak ada putus dan ujungnya dan jauhkanlah keduanya dari permusuhan dan perpisahan dengan rahmat-Mu, Wahai Dzat Yang Maha Penyayang orang-orang yang penyayang. Ya Allah, jadikanlah pernikahan ini, pernikahan yang abadi dan langgeng hingga bertemu Engkau dan Engkau ridha kepada keduanya, Wahai Tuhan Semesta Alam. Ya Allah, jadikanlah mata pencaharian keduanya, mata pencaharian yang baik dan penghidupan yang baik, nikmat dan diridhai serta berikanlah rezeki bagi keduanya anak keturunan yang baik-baik dan membawa kebaikan serta menjadi penyenang hati bagi keduanya, Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu dan selalu segera dalam memenuhi permohonan. Wahai Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari api neraka. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan dan panutan kami Nabi Muhammad saw. dan kepada keluarganya serta sahabat-sahabatnya. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam.”
Wallahu A’lam
ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ . ﺍَﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟﻠﻪِ ﺭَﺏِّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ ﺣَﻤْﺪًﺍ ﻳُﻮَﺍﻓِﻰ ﻧِﻌَﻤَﻪُ ﻭَﻳُﻜَﺎﻓِﺊُ ﻣَﺰِﻳْﺪَﻩُ ﻳَﺎﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻟَﻚَ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻛَﻤَﺎ ﻳَﻨْﺒَﻐِﻰ ﻟِﺠَﻠَﺎﻝِ ﻭَﺟْﻬِﻚَ ﻭَﻋَﻈِﻴْﻢِ ﺳُﻠْﻄَﺎﻧِﻚَ ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﺻَﻠَﺎﺓً ﺗَﻤْﻼَﺀُ ﺧَﺰَﺍﺋِﻦَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻧُﻮْﺭًﺍ ﻭَﺗَﻜُﻮْﻥُ ﻟَﻨَﺎ ﻭَﻟِﻠْﻤُﺆْﻣِﻨِﻲَﻥْ ﻓَﺮَﺟًﺎ ﻭَﻓَﺮَﺣًﺎ ﻭَﺳُﺮُﻭْﺭًﺍ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﺗَﺴْﻠِﻴْﻤًﺎ ﻛَﺜِﻴْﺮًﺍ . ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺟْﻌَﻞْ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟﻌَﻘْﺪَ ﻋَﻘْﺪًﺍ ﻣُﺒَﺎﺭَﻛًﺎ ﻋَﻘْﺪًﺍ ﻟَﻴْﺴَﺖْ ﻋَﺎﻗِﺒَﺘُﻪُ ﻓِﺮَﺍﻗًﺎ ﻭَﻟَﺎ ﺧُﺼُﻮْﻣًﺎ ﻋَﻘْﺪًﺍ ﻣُﺒَﺎﺭَﻛًﺎ ﻟَﻬُﻤَﺎ ﻭَﻋَﻠَﻴْﻬِﻤَﺎ ﻓِﻰ ﺃُﻭْﻟَﺎﻫُﻤَﺎ ﻭَﺃُﺧْﺮَﺍﻫُﻤَﺎ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻠْﻘَﺎﻙَ ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﺭَﺍﺽٍ ﻋَﻨْﻬُﻤَﺎ ﻳَﺎﺭَﺏَّ ﺍﻟﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ . ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺳِّﻊْ ﻟَﻬُﻤَﺎ ﺍﻷَﺭْﺯَﺍﻕَ ﻭَﺣَﺴِّﻦْ ﻟَﻬُﻤَﺎ ﺍﻷَﺧْﻼَﻕَ ﻭَﺃَﻋِﺬْﻫُﻤَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺸِّﺮْﻙِ ﻭَﺍﻟﺸَّﻚِّ ﻭﺍﻟﻨِّﻔَﺎﻕِ ﻭَﺳُﻮْﺀِ ﺍﻷَﺧْﻼَﻕِ . ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺟْﻌَﻞْ ﺑَﻴْﻨَﻬُﻤَﺎ ﻳَﺎﺇِﻟَﻬَﻨَﺎ ﺍﻟﻮِﻓَﺎﻕَ ﻣَﺎﻟَﺎﻧِﻬَﺎﻳَﺔَ ﻭَﻟَﺎﻏَﺎﻳَﺔَ ﻭَﺟَﻨِّﺒْﻬُﻤَﺎ ﻋَﻦِ ﺍﻟﺘَّﺨَﺎﺻُﻢِ ﻭَﺍﻟﻔِﺮَﺍﻕِ ﺑِﺮَﺣْﻤَﺘِﻚَ ﻳَﺎ ﺃَﺭْﺣَﻢَ ﺍﻟﺮَّﺍﺣِﻤِﻴْﻦَ . ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺟْﻌَﻞْ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟﻨِّﻜَﺎﺡَ ﺃَﺑَﺪِﻳًّﺎ ﺳَﺮْﻣَﺪِﻳًّﺎ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻠْﻘَﺎﻙَ ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﺭَﺍﺽٍ ﻋَﻨْﻬُﻤَﺎ ﻳَﺎﺭَﺏَّ ﺍﻟﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ . ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺟْﻌَﻞْ ﻣَﻌَﺎﺷَﻬُﻤَﺎ ﻣَﻌَﺎﺷًﺎ ﻃَﻴِّﺒًﺎ ﻭَﺣَﻴَﺎﺓً ﻃَﻴِّﺒَﺔً ﺭَﺍﺿِﻴَﺔً ﻣَﺮْﺿِﻴَّﺔً ﻭَﺍﺭْﺯُﻕْ ﻟَﻬُﻤَﺎ ﺫُﺭِّﻳَّﺔً ﻃَﻴِّﺒَﺔً ﺗَﻜُﻮْﻥُ ﻣَﻌْﻘِﺒَﺔً ﻋَﺎﻗِﺒَﺔً ﺣَﺴَﻨَﺔً ﺗَﻜُﻮْﻥُ ﺳَﺒَﺒًﺎ ﻟِﻘُﺮَّﺓِ ﺃَﻋْﻴُﻨِﻬِﻤَﺎ ﺇِﻧَّﻚَ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﺎ ﺗَﺸَﺂﺀُ ﻗَﺪِﻳْﺮٌ ﻭَﺑِﺎﻟْﺈِﺟَﺎﺑَﺔِ ﺟَﺪِﻳْﺮٌ . ﺭَﺑَّﻨَﺂ ﺁﺗِﻨَﺎ ﻓِﻰ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺣَﺴَﻨَﺔً ﻭَﻓِﻰ ﺍﻟْﺄَﺧِﺮَﺓِ ﺣَﺴَﻨَﺔً ﻭَﻗِﻨَﺎ ﻋَﺬَﺍﺏَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ . ﻭَﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻭَﻣَﻮْﻟَﺎﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ . ﻭَﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ِﻟﻠﻪِ ﺭَﺏِّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmat-Nya dan akan menjamin tambahan nikmat-Nya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala bentuk pujian, sebagaimana pujian yang layak kepada Dzat-Mu Yang Maha Agung, dan kepada kerajaan-Mu yang Maha Besar. Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada junjungan kami Nabi Muhammad saw., dengan rahmat yang penuh cahaya sebagai simpanan di sisi Allah dan menjadi kemudahan, kebahagiaan dan kegembiraan bagi kami dan orang-orang mukmin dan (berikanlah rahmat-Mu) kepada keluarga dan para sahabatnya, serta selamatkanlah mereka dengan keselamatan yang sempurna. Ya Allah, jadikanlah akad ini, akad yang penuh berkah, akad yang tidak ada setelahnya perpisahan (perceraian) maupun permusuhan, akad yang diberkahi bagi keduanya dan kepada keduanya dari awal sampai akhirnya hingga keduanya bertemu Engkau dan Engkau ridha kepada keduanya Wahai Tuhan Semesta Alam. Ya Allah, luaskanlah rezeki bagi keduanya dan baguskanlah akhlaq bagi keduanya serta lindungilah keduanya dari perbuatan syirik, ragu-ragu, nifaq dan akhlaq yang buruk. Ya Allah, Ya Tuhan kami, jadikanlah diantara keduanya, keserasian yang tidak ada putus dan ujungnya dan jauhkanlah keduanya dari permusuhan dan perpisahan dengan rahmat-Mu, Wahai Dzat Yang Maha Penyayang orang-orang yang penyayang. Ya Allah, jadikanlah pernikahan ini, pernikahan yang abadi dan langgeng hingga bertemu Engkau dan Engkau ridha kepada keduanya, Wahai Tuhan Semesta Alam. Ya Allah, jadikanlah mata pencaharian keduanya, mata pencaharian yang baik dan penghidupan yang baik, nikmat dan diridhai serta berikanlah rezeki bagi keduanya anak keturunan yang baik-baik dan membawa kebaikan serta menjadi penyenang hati bagi keduanya, Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu dan selalu segera dalam memenuhi permohonan. Wahai Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari api neraka. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan dan panutan kami Nabi Muhammad saw. dan kepada keluarganya serta sahabat-sahabatnya. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam.”
Wallahu A’lam
YAA TARIIM WA AHLAHAA
YAA TARIIM WA AHLAHAA
Tarim, kami merindukanmu..
MAKNA, DARKAH YA AHLIL MADINAH, YA TARIM WA AHLAHA
Darkah yaa Ahlil Madinah, Yaa Tarim Wa Ahlaha.. Adalah perkataan yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Sering kita lihat di rumah-rumah orang sholeh tertempel kata-kata tersebut atau di media sosial sering kita jadikan Display Profil. Nah, sekarang apa kita mengerti akan maksud dari kata-kata Darkah yaa Ahlil Madinah, Yaa Tarim Wa Ahlaha..? Mari kita simak rahasia-rahasia dari kata tersebut.
Maksud perkataan dari ﺩﺭﻛﺎﺓ ﻳﺎ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻤﺪﻳﻨﺔ (Darkah Yaa Ahlil Madinah)
Darkah artinya, memohon pertolongan. Sedangkan Ahlil Madinah banyak yang menafsirkan sebagai Rosulullah S.A.W.
Banyak juga yang mengartikan Ahlul Madinah adalah Madinatut Tarim (Kota Tarim).
Sebagaimana di sebutkan oleh al-Habib Muhammad bin Idrus al-Habsyi (Shohib Surabaya), beliau menjelaskan bahwa yang di maksud Darkah Ya Ahlul Madinah yaitu Madinatut Tarim (Kota Tarim).
ﻳﺎ ﺗﺮﻳﻢ ﻭ ﺃﻫﻠﻬﺎ (Ya Tarim wa Ahlaha) :
Yaa Tarim, maksudnya bertawassul pada Kota Tarim. Tarim di jadikan tempat tawassul karena keagungannya.
Di antaranya Tarim mendapat doa dari Sayyidina Abu Bakar as-Sidq yaitu. mudah-mudahan Allah memakmurkan Kota Tarim. Keberkahan dalam airnya dan mudah-mudahan Allah menumbuhkan para wali di Kota Tarim sebagaimana tumbuhnya rerumputan.
Dari doa inilah muncul para wali-wali Allah yang agung. Terlebih dengan berlabuhnya Ahlul Bait ke Tarim, maka semakin lengkaplah keagungan Kota Tarim.
Wa Ahlaha maksudnya, tawasul pada penduduk Kota Tarim. Sebagaimana kita tahu penduduk terdiri dari tiga unsur yaitu, orang laki-laki, orang perempuan dan anak-anak. Di setiap unsur tersebut penduduk Kota Tarim memiliki keistimewaan yang agung daripada penduduk kota yang lain.
Sebagaimana para Sholihin berkata:
ﺍﺩﻋﻮﺍ ﺑﺎﻟﺴﺎﺩﺍﺕ ﻣﻮﻃﻨﻬﻢ ﺗﺮﻳﻢ ﺭﺟﺎﻟﻬﻢ ﻭﺍﻃﻔﺎﻟﻬﻢ ﺛﻢ ﺣﺮﻳﻢ
“Memohonlah kalian dengan bertawasul pada para pemimpin yang ada di Kota Tarim baik para laki-laki dan anak-anak Kota Tarim atau kepada wanita-wanita Tarim.”
Lelaki Kota Tarim
Di sini kita tidak akan menceritakan wali-wali yang besar, kita liat di pasar Kota Tarim saja. Kita telah tahu tempat yang di benci oleh Allah adalah pasar, sebagaimana di sebutkan dalam Hadits Rosul Allah S.A.W. al-Habib Hasan bin Abdullah as-Syatiri (Wafat pada tahun 1425 H/ 2004 M) mengatakan, “Sampai pada saat ini di pasar Kota Tarim masih ada 200 wali.”
Subhanallah. Di pasarnya seperti itu lalu bagaimana dengan masjidnya.
Bayi Kota Tarim
Bayi di Kota Tarim lain dengan bayi-bayi lainnya, ini berkat kesolehan kedua orang tuanya. Di ceritakan ada bayi di Kota Tarim ketika di adzani setelah lahir si bayi menjawabnya, “Allah hu Akbal Allahu Akbal”(dengan huruf Ro’ yang belum sempurna)
Ada juga ketika umur 7 hari ketika mau di aqiqoh di undangkan para Habaib. Ketika para habaib datang, ayah si bayi berkata pada anaknya, “Wahai anakku Abdullah, apa kamu tidak malu kepada para Habaib yang datang sedang dirimu terlentang di situ. Hayya guum..! (ayo bangun..!)”
Subhanallah si anak bangun berjalan menuju habaib dan bersalaman pada mereka. Sebab kejadian ini al-Habib Abdullah mendapat julukan adalah Sohibut Thoghoh. Beliau al-Habib Abdullah Shohibut Thoghoh bin Ahmad bin Husain bin Sultonil Mala’ al-Habib Abdullah al-Aidarus.
Wanita Tarim
Di ceritakan Hababah Mahani al-Juneid dalam sholat dhuha beliau membaca 10 juz al-Qu’an.
Bermimpi Rosulullah S.A.W adalah kebiasan para wanita Tarim bahkan di antara mereka yang setiap kali rindu Rosulullah S.A.W, bliau hadir sebagaimana di katakan oleh para Sholihin :
ﺇﺫﺍ ﺑﻐﻰ ﻋﻠﻢ ﺍﻻﺧﺒﺎﺭ ﺟﺎﺀﻩ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﻭﺳﻂ ﺍﻟﺪﺍﺭ
Jika ia inginkan sesuatu yang hendak ia tanyakan pada Rosullullah maka sang Nabipun datang ke rumahnya..
Mereka juga membiasakan lisan mereka berdzikir. Ketika mereka melakukan aktifitas rumah tangga seperti memasak, mencuci pakaian, membersihkan rumah, lisan mereka selalu melantunkan sholawat , dzikir , juga bait-bait syair seperti Aqidatul Awam, Zubad dan yang lainnya.
al-Habib Ahmad bin Hasan al-Atthos bercerita, “Aku pernah menemukan tulisan tangan dari seorang wanita bangsa al-Amudi, menulis Syarh kitab al-Manhaj karangan Imam Subki yang terdiri dari 6 jilid lalu wanita tersebut mengatakan dalam tulisannya: ‘Mohon memberi udzur kepadaku jika ada salah tulis, karena aku menulisnya dalam keadaan menyusui.’ ” Habib Ahmad pun berkata: Sangat di sayangkan sekali di zaman sekarang semangat wanita melemah karena mereka sibuk atas dirinya sendiri. Ini salah satu keagungan wanita Kota Tarim, hari-hari mereka selalu membawa keridhoan Tuhannya.
Masih banyak lagi keagungan-keagungan dari penduduk Kota Tarim baik dari lelakinya, anak-anak maupun wanita-wanita mereka. Insy Allah pada kesempatan yang lain kita akan ulas kembali. Mudah-mudahan bermanfaat dan menambah cinta kita pada Kota Tarim. Wallahu A’lam.
Tarim, kami merindukanmu..
MAKNA, DARKAH YA AHLIL MADINAH, YA TARIM WA AHLAHA
Darkah yaa Ahlil Madinah, Yaa Tarim Wa Ahlaha.. Adalah perkataan yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Sering kita lihat di rumah-rumah orang sholeh tertempel kata-kata tersebut atau di media sosial sering kita jadikan Display Profil. Nah, sekarang apa kita mengerti akan maksud dari kata-kata Darkah yaa Ahlil Madinah, Yaa Tarim Wa Ahlaha..? Mari kita simak rahasia-rahasia dari kata tersebut.
Maksud perkataan dari ﺩﺭﻛﺎﺓ ﻳﺎ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻤﺪﻳﻨﺔ (Darkah Yaa Ahlil Madinah)
Darkah artinya, memohon pertolongan. Sedangkan Ahlil Madinah banyak yang menafsirkan sebagai Rosulullah S.A.W.
Banyak juga yang mengartikan Ahlul Madinah adalah Madinatut Tarim (Kota Tarim).
Sebagaimana di sebutkan oleh al-Habib Muhammad bin Idrus al-Habsyi (Shohib Surabaya), beliau menjelaskan bahwa yang di maksud Darkah Ya Ahlul Madinah yaitu Madinatut Tarim (Kota Tarim).
ﻳﺎ ﺗﺮﻳﻢ ﻭ ﺃﻫﻠﻬﺎ (Ya Tarim wa Ahlaha) :
Yaa Tarim, maksudnya bertawassul pada Kota Tarim. Tarim di jadikan tempat tawassul karena keagungannya.
Di antaranya Tarim mendapat doa dari Sayyidina Abu Bakar as-Sidq yaitu. mudah-mudahan Allah memakmurkan Kota Tarim. Keberkahan dalam airnya dan mudah-mudahan Allah menumbuhkan para wali di Kota Tarim sebagaimana tumbuhnya rerumputan.
Dari doa inilah muncul para wali-wali Allah yang agung. Terlebih dengan berlabuhnya Ahlul Bait ke Tarim, maka semakin lengkaplah keagungan Kota Tarim.
Wa Ahlaha maksudnya, tawasul pada penduduk Kota Tarim. Sebagaimana kita tahu penduduk terdiri dari tiga unsur yaitu, orang laki-laki, orang perempuan dan anak-anak. Di setiap unsur tersebut penduduk Kota Tarim memiliki keistimewaan yang agung daripada penduduk kota yang lain.
Sebagaimana para Sholihin berkata:
ﺍﺩﻋﻮﺍ ﺑﺎﻟﺴﺎﺩﺍﺕ ﻣﻮﻃﻨﻬﻢ ﺗﺮﻳﻢ ﺭﺟﺎﻟﻬﻢ ﻭﺍﻃﻔﺎﻟﻬﻢ ﺛﻢ ﺣﺮﻳﻢ
“Memohonlah kalian dengan bertawasul pada para pemimpin yang ada di Kota Tarim baik para laki-laki dan anak-anak Kota Tarim atau kepada wanita-wanita Tarim.”
Lelaki Kota Tarim
Di sini kita tidak akan menceritakan wali-wali yang besar, kita liat di pasar Kota Tarim saja. Kita telah tahu tempat yang di benci oleh Allah adalah pasar, sebagaimana di sebutkan dalam Hadits Rosul Allah S.A.W. al-Habib Hasan bin Abdullah as-Syatiri (Wafat pada tahun 1425 H/ 2004 M) mengatakan, “Sampai pada saat ini di pasar Kota Tarim masih ada 200 wali.”
Subhanallah. Di pasarnya seperti itu lalu bagaimana dengan masjidnya.
Bayi Kota Tarim
Bayi di Kota Tarim lain dengan bayi-bayi lainnya, ini berkat kesolehan kedua orang tuanya. Di ceritakan ada bayi di Kota Tarim ketika di adzani setelah lahir si bayi menjawabnya, “Allah hu Akbal Allahu Akbal”(dengan huruf Ro’ yang belum sempurna)
Ada juga ketika umur 7 hari ketika mau di aqiqoh di undangkan para Habaib. Ketika para habaib datang, ayah si bayi berkata pada anaknya, “Wahai anakku Abdullah, apa kamu tidak malu kepada para Habaib yang datang sedang dirimu terlentang di situ. Hayya guum..! (ayo bangun..!)”
Subhanallah si anak bangun berjalan menuju habaib dan bersalaman pada mereka. Sebab kejadian ini al-Habib Abdullah mendapat julukan adalah Sohibut Thoghoh. Beliau al-Habib Abdullah Shohibut Thoghoh bin Ahmad bin Husain bin Sultonil Mala’ al-Habib Abdullah al-Aidarus.
Wanita Tarim
Di ceritakan Hababah Mahani al-Juneid dalam sholat dhuha beliau membaca 10 juz al-Qu’an.
Bermimpi Rosulullah S.A.W adalah kebiasan para wanita Tarim bahkan di antara mereka yang setiap kali rindu Rosulullah S.A.W, bliau hadir sebagaimana di katakan oleh para Sholihin :
ﺇﺫﺍ ﺑﻐﻰ ﻋﻠﻢ ﺍﻻﺧﺒﺎﺭ ﺟﺎﺀﻩ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﻭﺳﻂ ﺍﻟﺪﺍﺭ
Jika ia inginkan sesuatu yang hendak ia tanyakan pada Rosullullah maka sang Nabipun datang ke rumahnya..
Mereka juga membiasakan lisan mereka berdzikir. Ketika mereka melakukan aktifitas rumah tangga seperti memasak, mencuci pakaian, membersihkan rumah, lisan mereka selalu melantunkan sholawat , dzikir , juga bait-bait syair seperti Aqidatul Awam, Zubad dan yang lainnya.
al-Habib Ahmad bin Hasan al-Atthos bercerita, “Aku pernah menemukan tulisan tangan dari seorang wanita bangsa al-Amudi, menulis Syarh kitab al-Manhaj karangan Imam Subki yang terdiri dari 6 jilid lalu wanita tersebut mengatakan dalam tulisannya: ‘Mohon memberi udzur kepadaku jika ada salah tulis, karena aku menulisnya dalam keadaan menyusui.’ ” Habib Ahmad pun berkata: Sangat di sayangkan sekali di zaman sekarang semangat wanita melemah karena mereka sibuk atas dirinya sendiri. Ini salah satu keagungan wanita Kota Tarim, hari-hari mereka selalu membawa keridhoan Tuhannya.
Masih banyak lagi keagungan-keagungan dari penduduk Kota Tarim baik dari lelakinya, anak-anak maupun wanita-wanita mereka. Insy Allah pada kesempatan yang lain kita akan ulas kembali. Mudah-mudahan bermanfaat dan menambah cinta kita pada Kota Tarim. Wallahu A’lam.
Ratib Al Hadad dan Ratib Al Attos
Dalam satu riwayat: tidak ada sebuah rumah yang di bacakan Ratib pada malam hari,terkecuali ALLAH SWT menjaga rumah tersebut dari segala bahaya ,hingga malam berikutnya.
Disamping itu pula tertera di dalam kitab WIRDUL IMAM AL ‘ALLAMATUD DUNYA bahwa sebagian ‘ulama salaf berkata, khasiat Ratib antara lain:
Memanjangkan umur
Menyebabkan Husnul Khotimah bagi mereka yang mendawamkan ratibul haddad ini
Merupakan penjagaan dari segala bencana ,baik di daratan maupun di lautan serta di udara
Sangat di anjurkan ,membacanya di tempat sepi ,menghadap kiblat seta dalam keadaan wudhu lantas menyebutkan hajatnya,Insya allah akan di kabulkan apa yang diinginkan
Terhindar bathin kita sifat kemunafikan & tindakan dzolim
Memperoleh kemudahan dalam menyelesaikan persoalan dunia dan akherat terjaga di dalam segala hal ihwal nya serta hartanya dan ia akan tertolong dalam menghadapi musuh -musuh nya
Apabila sebuah rumah di bacakan Ratib maka 40 rumah di sekitarnya pun akan terjaga dari bencana kebakaran dan kecurian
Barang siapa yang membaca ratib ,ia tidak akan terkena serangan sihir umpama ia terkena sihir maka sihir tersebut akan musnah serta luntur darinya
Memperoleh rezeki yang melimpah dan halal
Mendapatkan ketenangan hidup
Alkisah,ada seoarang yang menderita penyakit keras,datang berkunjung pada Habib Abdullah Al -Haddad ra.(pengarang Ratibul Haddad) mengadukan sakit yang dideritanya itu kepada beliau.Habib Abdullah Al-Haddad ra. lantas berkata kepadanya : umur kamu hanya tersisa sedikit lagi,tetapi bacalah olehmu Ratibul At-Thas karena ratib tersebut memanjangkan umur.
Ternyata setelah melaksanakan perintah tersebut usia nya bertambah panjang bahkan ia mempunyai zuriat (anak keturunan)maasy
a allah.
Dan yang terpenting ratib ini merupakan slah satu saran ibadah serta alternatib terbaik didalam perjalanan ritual menuju keridhoan allah swt.Oleh karena itu ratib ini juga terkenal dengan sebutan ” AZIZUL MANAL WA FAT HU BAABIL WHISOL”
Disamping itu pula tertera di dalam kitab WIRDUL IMAM AL ‘ALLAMATUD DUNYA bahwa sebagian ‘ulama salaf berkata, khasiat Ratib antara lain:
Memanjangkan umur
Menyebabkan Husnul Khotimah bagi mereka yang mendawamkan ratibul haddad ini
Merupakan penjagaan dari segala bencana ,baik di daratan maupun di lautan serta di udara
Sangat di anjurkan ,membacanya di tempat sepi ,menghadap kiblat seta dalam keadaan wudhu lantas menyebutkan hajatnya,Insya allah akan di kabulkan apa yang diinginkan
Terhindar bathin kita sifat kemunafikan & tindakan dzolim
Memperoleh kemudahan dalam menyelesaikan persoalan dunia dan akherat terjaga di dalam segala hal ihwal nya serta hartanya dan ia akan tertolong dalam menghadapi musuh -musuh nya
Apabila sebuah rumah di bacakan Ratib maka 40 rumah di sekitarnya pun akan terjaga dari bencana kebakaran dan kecurian
Barang siapa yang membaca ratib ,ia tidak akan terkena serangan sihir umpama ia terkena sihir maka sihir tersebut akan musnah serta luntur darinya
Memperoleh rezeki yang melimpah dan halal
Mendapatkan ketenangan hidup
Alkisah,ada seoarang yang menderita penyakit keras,datang berkunjung pada Habib Abdullah Al -Haddad ra.(pengarang Ratibul Haddad) mengadukan sakit yang dideritanya itu kepada beliau.Habib Abdullah Al-Haddad ra. lantas berkata kepadanya : umur kamu hanya tersisa sedikit lagi,tetapi bacalah olehmu Ratibul At-Thas karena ratib tersebut memanjangkan umur.
Ternyata setelah melaksanakan perintah tersebut usia nya bertambah panjang bahkan ia mempunyai zuriat (anak keturunan)maasy
a allah.
Dan yang terpenting ratib ini merupakan slah satu saran ibadah serta alternatib terbaik didalam perjalanan ritual menuju keridhoan allah swt.Oleh karena itu ratib ini juga terkenal dengan sebutan ” AZIZUL MANAL WA FAT HU BAABIL WHISOL”
Do'a Seorang Ibu
Di Hadromaut
Setiap orang yang datang
menghadap
Habib Salim atau Habaib Sepuh yang
Alim di Tarim untuk minta di doakan
selalu mendapat pertanyaan yang
sama:
.
apakah kamu masih memiliki
permata (Ibu) di rumahmu?' jika jawabannya ia.
.
maka mereka dengan halus
akan mengatakan "tahukah kamu,
bahawa doa ibu untukmu, lebih mulia
dan Makbul daripada doa seorang
Wali Besar sekalipun?'
.
ketika Habib Umar Bin Hafidz dan
abangnya Habib Ali Masyhur Bin Hafidz masih bayi dan sering menangis, ibunda
mereka Hubabah Zahra, akan memeluk
dan membelai anak anaknya sambil
mengusap kepala mereka, kepada
Habib Ali Masyhur beliau sering
berbisik "Mufti, Mufti"..
dan sekarang
Habib Ali Masyhur telah menjadi Mufti
Yaman. .
kepada Habib Umar sang ibu selalu
berdoa
"Da'i, Da'i".
.
Dan hari ini Habib Umar telah menjelma menjadi Da'i Islam
terkenal di zaman
ini..
.
ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪِ
DAHSYATnya doa seorang ibu.
Setiap orang yang datang
menghadap
Habib Salim atau Habaib Sepuh yang
Alim di Tarim untuk minta di doakan
selalu mendapat pertanyaan yang
sama:
.
apakah kamu masih memiliki
permata (Ibu) di rumahmu?' jika jawabannya ia.
.
maka mereka dengan halus
akan mengatakan "tahukah kamu,
bahawa doa ibu untukmu, lebih mulia
dan Makbul daripada doa seorang
Wali Besar sekalipun?'
.
ketika Habib Umar Bin Hafidz dan
abangnya Habib Ali Masyhur Bin Hafidz masih bayi dan sering menangis, ibunda
mereka Hubabah Zahra, akan memeluk
dan membelai anak anaknya sambil
mengusap kepala mereka, kepada
Habib Ali Masyhur beliau sering
berbisik "Mufti, Mufti"..
dan sekarang
Habib Ali Masyhur telah menjadi Mufti
Yaman. .
kepada Habib Umar sang ibu selalu
berdoa
"Da'i, Da'i".
.
Dan hari ini Habib Umar telah menjelma menjadi Da'i Islam
terkenal di zaman
ini..
.
ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪِ
DAHSYATnya doa seorang ibu.
AJARI DIRI SELALU BERDO'A
Sekarang jangankan ngajar anak-anak. Ngajar diri sendiri aja engga.
Sakit kepala, langsung ngandelin obat. Sakit perut, langsung nyari obat. Ga ngandelin doa. Minimal ga doa dulu. Harusnya?
Peganglah dulu kepala. Baca Faatihah, syukur-syukur 7 kali, baca shalawat, doa, sambil mejemkan mata. Terus istighfar, minta ampun. Mana tau sakit kepala sebab jarang sujud.
Sakit perut, usap dengan shalawat. Maksudnya, sambil baca shalawat. Istighfar, siapa tau ada makanan-makanan haram masuk. Doa, supaya diredakan Allah sakit perutnya, diringankan, dan diampuni Allah sebab penyakit ini diterima dengan ikhlas.
Obat? Berobat? Barangkali tetap perlu. Silahkan. Tapi ajarkan diri berdoa. Ajarkan diri mendekat ke Allah. Ketergantungannya jangan ke selain Allah.
Pengen rumah, mobil, motor, yang dicari? Duit. Yang dicari?
Leasing. Kredit. KPR. Bank. Yang ada di otak, ngutang. Yang dikenal, pertolongan manusia. Yah, barangkali kalau emang harus berhutang, berhutang dah kaliiii. Taaappppiii, mbok ya, nomor satu doa dulu, doa lagi, doa teruuuusss. Sabarin diri. Sabarin diri untuk minta dulu sama Allah. Dan jangan on off doanya. Terus-terusan.
Ajarin diri Doa...
Sakit kepala, langsung ngandelin obat. Sakit perut, langsung nyari obat. Ga ngandelin doa. Minimal ga doa dulu. Harusnya?
Peganglah dulu kepala. Baca Faatihah, syukur-syukur 7 kali, baca shalawat, doa, sambil mejemkan mata. Terus istighfar, minta ampun. Mana tau sakit kepala sebab jarang sujud.
Sakit perut, usap dengan shalawat. Maksudnya, sambil baca shalawat. Istighfar, siapa tau ada makanan-makanan haram masuk. Doa, supaya diredakan Allah sakit perutnya, diringankan, dan diampuni Allah sebab penyakit ini diterima dengan ikhlas.
Obat? Berobat? Barangkali tetap perlu. Silahkan. Tapi ajarkan diri berdoa. Ajarkan diri mendekat ke Allah. Ketergantungannya jangan ke selain Allah.
Pengen rumah, mobil, motor, yang dicari? Duit. Yang dicari?
Leasing. Kredit. KPR. Bank. Yang ada di otak, ngutang. Yang dikenal, pertolongan manusia. Yah, barangkali kalau emang harus berhutang, berhutang dah kaliiii. Taaappppiii, mbok ya, nomor satu doa dulu, doa lagi, doa teruuuusss. Sabarin diri. Sabarin diri untuk minta dulu sama Allah. Dan jangan on off doanya. Terus-terusan.
Ajarin diri Doa...
Langganan:
Postingan (Atom)